Berita

IMAMU MIFUL, Rumah Baca Shopia Rangkul Masyarakat Pedalaman

0

Penulis: Ust. Moh. Kholil

Alasbuluh, MIFUL News – Berawal dari kajian rutinan yang digelar setiap Hari Rabu malam Kamis, lewat interaksi tatap muka antara teman-teman IMAMU MIFUL (Ikatan Mahasiswa dan Alumni Muda Miftahul Ulum) dengan pemuda Karang Baru menghasilkan suatu program baru bagi kepengurusan IMAMU. Setelah melalui beberapa diskusi maka diputuskan untuk membuka sekolah literasi yang diberi nama “Rumah Baca Shopia”. Rumah Baca Kebijaksanaan di dusun Karang Baru desa Alasbuluh Wongsorejo Banyuwangi.

Bertempat di TPQ Sabilal Muttaqin pada hari Ahad, 06 Desember 2020 acara pembukaan sekolah literasi digelar. Tepat pukul 13.20 WIB acara tersebut dimulai. Saudara Exanta Abdiyanto selaku pengurus koordinator bidang keilmuan IMAMU MIFUL membuka sekaligus memberi pengenalan awal mengenahi sekolah literasi yang akan diadakan tersebut.

Selain perkenalan anggota tak lupa para pengurus IMAMU mengenalkan sekilas perihal kurikulum yang dimuat. Selain fokus pada cabang ilmu bidang keagamaan, seperti Fiqih, Aqidah, dan Akhlak, mereka juga memuat Ke-NUan dan Kewarganegaraan untuk diberikan kepada para peserta. “Selain kita akan belajar ilmu agama khususnya, kita juga akan belajar mengenal lebih jauh tentang negeri Indonesia dan semua tentangnya,” sambut Exanta. “Dengan belajar tentang kewarganegaraan setidaknya mampu membentengi diri kita dari pengaruh budaya asing yang kerap kali kita tiru seperti tik-tok ala pop korea, dan sejenisnya,” lanjut harap Dede selaku penggagas rumah baca tersebut.

Acara pembukaan kali ini dihadiri oleh pengasuh TPQ Sabilal Muttaqin, pengurus IMAMU MIFUL, dan beberapa anak-anak, pemuda, hingga masyarakat umum di dusun Karang Baru yang siap untuk menimba ilmu bersama Rumah Baca Shopia yang dibangun oleh pengurus IMAMU MIFUL. “Alhamdulillah, kalimat syukur dan ucapan terima kasih kami haturkan. Mungkin ini adalah sebuah jalan bagi kami khususnya untuk tetap menimba ilmu agama meski lokasi kami berada di pedalaman yang jauh dari tempat-tempat pendidikan. Semoga kami juga diakui sebagai santri Miftahul Ulum lewat wasilah para alumninya,” tutur Bang Roni penuh semangat, salah satu pemuda peserta rumah literasi. (Miful/MKh)

+12

PERAN JURNALISTIK DALAM DAKWAH

Previous article

Mimpi Pengganggu Hati

Next article

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Berita