Berita

OREMA SABAR: Ta’arufan Ala Santri

0

Penulis: Ustd. Sinta Safitri

Sebanyak 79 santri baru (32 santri putra dan 47 santri putri) Yayasan Pondok Pesantren Miftahul Ulum Bengkak (YPPMU) mengikuti acara pembukaan kegiatan Orientasi Ma’had Santri Baru (OREMA SABAR) pada Senin, 05 Juli 2021 di Masjid Nurul Ulum Bengkak. Kegiatan Orema Sabar ini merupakan agenda rutin setiap tahun yang diadakan sebagai ajang untuk menyambut dan mengenalkan lingkungan pesantren kepada santri baru.

Untuk tahun ini, kegiatan Orema Sabar dilaksanakan selama tiga hari, yakni mulai hari Senin, 05 Juli 2021 sampai Rabu, 07 Juli 2021. Kegiatan ini tetap mengikuti protokol kesehatan sesuai himbauan dari pemerintah untuk menghindari dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Acara pembukaan Orema Sabar dimulai pukul 19.43 WIB, dihadiri oleh Abuya KH. Moh. Hayatul Ikhsan, M.Pd.I dan Majelis Keluarga, Pengurus YPP MU bagian kepesantrenan, dan Pengurus asrama banin – banat.

Riskiyah Alvi Nur Rohmani (Panitia Orema Sabar) dan Siti Nur Halisa (Santri Baru) yang bertugas sebagai MC memandu acara pembukaan Orema Sabar dengan membaca surat Al-Fatihah bersama. Dilanjut dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an oleh Nur Hidayat, perwakilan dari santri baru Banin. Setelah ayat per ayat selesai dibaca dengan baik, acara selanjutnya adalah melantunkan sholawat Nabi. Kali ini, sholawat dilantunkan oleh tiga orang santri baru putri bernama Rahmatun Ummi, Zahra Dwi Safitri, dan Indah Syafira.

Dalam kesempatan ini Ust. Hariyanto memaparkan panjang lebar betapa pentingnya mengadakan kegiatan Orema Sabar ini. “Miftahul Ulum adalah tempat yang tepat untuk menimba ilmu dengan beberapa keunggulan yang dilaksanakan di sini,” ungkap Ust. Har sapaan akrab beliau.

Abuya KH. Moh. Hayatul Ikhsan, M.Pd.I menyampaikan tujuan mondok atau nyantri ialah untuk mencari ilmu yang barokah dan manfaat. Dalam kesempatan tersebut Abuya sekaligus mengukuhkan status santri baru YPPMU tahun 1442 H.  Dalam hal ini santri baru Banin diwakili oleh Putra Pramudia Arif Kurniawan dan adik kecil bernama Istiqomah sebagai perwakilan dari Banat. Selanjutnya, Abuya Hayatul Ikhsan memasangkan Imamah kepada Putra Pramudia Arif Kurniawan dan meletakkan sorban hijau di bahu kanan Istiqomah. Dengan ini, maka resmi sudah mereka menjadi santri YPPMU.

Menurut Panitia, Shira Adisa Aziz mengatakan dalam Orema Sabar tahun ini ada beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan selama tiga hari kedepan, “ Kami selaku panitia mengemas acara Orema ini dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat, antara lain pengenalan Majelis Keluarga, Praktek Kaifa Tusholli, dan pengenalan Amaliyah Pesantren”, terangnya di hadapan crew Miful Media. (Miful/SS)

Cara Para Santri YPP MU Memaknai Intruksi Pemerintah Untuk PKKM

Previous article

Pengurus Asrama Banin MU, Fighting!

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

More in Berita