Direktur Qur’anuna Tinjau Pembelajaran Al Qur’an, Dorong Standarisasi Bacaan Guru
2 mins read

Direktur Qur’anuna Tinjau Pembelajaran Al Qur’an, Dorong Standarisasi Bacaan Guru

15

Penulis: Rudi Hartono, M.Pd.

Bengkak, Miful News – Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Ulum (MI MU) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga mutu pembelajaran Al-Qur’an dengan adanya kegiatan Supervisi Pembelajaran Al-Qur’an Metode Quranuna, yang dilanjutkan dengan Evaluasi dan Upgrading Guru Al-Qur’an. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 30 September 2025, dan berlangsung dari pukul 07.00 hingga 14.00 WIB.

Kegiatan supervisi dimulai pukul 07.00 hingga 09.00 WIB, di mana seluruh proses pembelajaran Al-Qur’an di masing-masing kelompok diamati secara langsung oleh Ust. Lutfi Bahrul Ulum, S.Pd. selaku Direktur Qur’anuna Nusantara. Supervisi ini bertujuan untuk memastikan bahwa metode Qur’anuna diterapkan secara konsisten dan sesuai standar, baik dari segi teknik pengajaran, tahapan pembelajaran, maupun kualitas bacaan siswa.

Setelah sesi supervisi, kegiatan dilanjutkan dengan evaluasi dan upgrading guru Al-Qur’an dari pukul 09.30 hingga 14.00 WIB. Dalam sesi ini, seluruh guru MI MU mendapatkan pembinaan intensif, mulai dari penilaian kualitas bacaan Al-Qur’an masing-masing guru, teknik mengajar yang efektif dan sesuai standar Qur’anuna, penguatan metode talaqqi musyafahah (tatap muka langsung), dan strategi membangun suasana kelas yang kondusif dan interaktif.

Selain itu, kegiatan inj juga beetujuan untuk menstandarkan proses pembelajaran Al-Qur’an di MI MU, meningkatkan kompetensi guru, menjamin kualitas bacaan siswa sesuai kaidah tajwid dan tartil, dan membangun sistem pembelajaran yang terstruktur dan menyenangkan.

Ust. Lutfi menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin Qur’anuna Nusantara untuk menjaga kualitas pembelajaran Al-Qur’an di lembaga pendidikan formal dan non-formal.

“Supervisi bukan sekadar kontrol, tapi bentuk tanggung jawab bersama dalam melahirkan generasi Qur’ani yang tidak hanya fasih membaca, tapi juga memahami dan mencintai Al-Qur’an,” ujar beliau.

Kegiatan ini mendapat apresiasi yang baik dari pihak madrasah dan wali murid, yang berharap agar pembinaan semacam ini terus dilakukan secara berkala demi mencetak generasi yang cinta Al-Qur’an dan berakhlak mulia. (Miful/RHr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *