16 Mar, 2026

SADARI MAQAM, TEMUKAN KESEIMBANGAN

29 Fawaizul Umam إرادتك التجريد مع إقامـة الله إيّاك في الأسباب من الشهوة الخفيّة  وإرادتك الأسباب مع إقامة الله إيّاك في التجريد انحطاط عن الهمّة العليّة Keinginanmu untuk meninggalkan sebab (ikhtiar), padahal Allah menempatkanmu di level sebab, itu adalah syahwat tersembunyi. Adapun keinginanmu untuk kembali menekuni sebab, padahal Allah telah menempatkanmu dalam level tajrid (terlepas […]

2 mins read

Wasilah, Hal Penting dalam Mendekatkan Diri Kepada Allah

15 Oleh: Ika Nurjannah, S.Pd. Sangat penting mengambil wasilah atau perantara. Sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an Surah Al-Maidah ayat 35:يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَابْتَغُوْٓا اِلَيْهِ الْوَسِيْلَةَ وَجَاهِدُوْا فِيْ سَبِيْلِهٖ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ “Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan carilah wasilah (jalan) untuk mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah (berjuanglah) di jalan-Nya, agar kamu beruntung.” […]

2 mins read

Ternyata, Para Nabi Itu Manusia Biasa!

9 Oleh: Ika Nurjannah, S.Pd.I قُلْ اِنَّمَاۤ اَنَاۡ بَشَرٌ مِّثْلُكُمْ Artinya: “Katakanlah (Muhammad), “Sesungguhnya saya (Muhammad) itu manusia seperti kamu semua.” (QS. Al-Kahf: 110). Hal ini menunjukkan bahwa Nabi Muhammad tidak sama dengan anggapan umat sebelumnya yang mana umat sebelumnya menganggap Nabi mereka sebagai anak Tuhan, yaitu umat Nabi Isa. Dalil di atas sekaligus mempertegas […]

1 min read

Ternyata, Inilah Cara Menumbuhkan Sifat Tunduk dan Penghambaan Kita Kepada Allah

13 Penulis: Ika Nurjannah, S.Pd.I Salah satu kunci untuk mengimani, meyakini, dan memahami sifat-sifat Allah yang terkumpul dalam Aqoid 50 ialah kalimat لَيْسَ كَمِثْلِهِۦ شَىْءٌ. Artinya, Allah itu tidak bisa diserupakan dengan apapun. Allah tidak bisa disamakan dengan apapun selain Allah. Maha melihatnya Allah tidak sama dengan melihatnya mahluk yang menggunakan perantara mata. Selain itu, […]

1 min read

Strategi Epik! Menanamkan Nilai Moral Menggunakan Kearifan Lokal

7 Penulis: Abuya KH. Moh. Hayatul Ikhsan, M.Pd.I Mendidik bukan hanya sekadar transfer ilmu, tetapi juga menanamkan akhlak yang tinggi dan budi pekerti yang baik. Abuya Sayyid Muhammad al-Maliki al-Hasani pernah dawuh, “Ajarkan etika dan sopan santun sebelum ilmu. Sebab, ilmu tanpa budi pekerti membawa kehancuran, sedangkan budi pekerti tanpa ilmu akan menemukan jalannya.” Dawuh […]

3 mins read