Haul Majemuk YPP Miftahul Ulum Dihadiri Ribuan Jemaah dan Alumni
Penulis: Ustd. Siti Mariyam, M. Si
Bengkak, MIFUL News – Ribuan jemaah dan alumni dari berbagai daerah menghadiri Haul Majemuk Pondok Pesantren Miftahul Ulum (YPPMU), Selasa (3/11/2026). Kegiatan yang berlangsung di halaman utama YPPMU tersebut menjadi momentum untuk mengenang jasa para guru dan masyayikh sekaligus meneladani perjuangan serta melanjutkan sanad keilmuan mereka.
Sejak pagi, para jemaah dan undangan terus berdatangan memenuhi halaman utama YPPMU. Hadir dalam kegiatan tersebut keluarga besar YPPMU, asatiz dan asatizah, Bupati Banyuwangi, Camat Wongsorejo, serta sejumlah tokoh agama.
Saksikan bersama live streaming peringatan Haul Majemuk YPP Miftahul Ulum:
Rangkaian acara dimulai tepat pukul 07.00 WIB. Lantunan Mars Miftahul Ulum dan lagu Yalal Wathan mengawali kegiatan, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan tahlil, Surah Yasin, dan doa bersama. Seluruh rangkaian tersebut dipanjatkan sebagai bentuk penghormatan dan doa bagi para guru serta masyayikh yang telah mendahului.
Dalam tausiyahnya, Abuya KH. Muhammad Hayatul Ikhsan, M.Pd.I menjelaskan tentang sanad keilmuan YPPMU yang insyaallah, bersambung hingga Rasulullah saw. Ia menegaskan pentingnya menjaga kesinambungan sanad keilmuan sebagai bagian dari tradisi keilmuan pesantren.
Dalam kesempatan yang sama, KH. Muhammad Mushoddiq Fikri Faruq menyampaikan pesan tentang pentingnya menuntut ilmu sebagai bekal menyempurnakan ibadah, khususnya salat.
“Imam Syafi’i berkata bahwa salah satu syarat sah dan kesempurnaan salat adalah berilmu. Kehadiran dalam Haul Majemuk dan pengajian ini menjadi kesempatan untuk menambah ilmu dan belajar, dengan harapan kita mampu menyempurnakan salat,” dawuh beliau.
Puncak Haul Majemuk YPPMU turut dihadiri oleh Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, KH. Azaim Ibrahimy, P.hD. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak para jemaah untuk senantiasa memohon ampunan kepada Allah Swt. dan memperbanyak istigfar.
“Teruslah memohon ampunan dan perbanyak membaca istigfar karena seseorang yang diampuni dosanya akan lebih mudah dikabulkan doa-doanya,” ungkap beliau.
KH. Azaim Ibrahimy kemudian memimpin selawat basmalah, dilanjutkan dengan pembacaan selawat qiyam. Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin langsung oleh beliau dalam suasana khidmat dan khusyuk.
Haul Majemuk yang berlangsung khidmat tersebut menjadi momentum untuk mengenang jasa para guru dan masyayikh, meneladani perjuangan mereka, serta mendoakan agar ilmu dan perjuangan yang telah diwariskan senantiasa memberikan manfaat bagi generasi penerus. (Miful/SM)