Khidmat dan kompak, Ratusan santri dan alumni ikuti nyekar kubro dalam rangkaian Haul Majemuk ke-18 YPP MU Bengkak
2 mins read

Khidmat dan kompak, Ratusan santri dan alumni ikuti nyekar kubro dalam rangkaian Haul Majemuk ke-18 YPP MU Bengkak

Penulis: Sinta Safitri

Bengkak, MIFUL News– Suasana khidmat, haru, dan penuh kekeluargaan menyelimuti komplek pemakaman masyayikh Yayasan Miftahul Ulum (YPP MU) Bengkak, Wongsorejo, Banyuwangi. Ratusan santri, guru, pengurus, alumni, hingga simpatisan tampak berbondong-bondong mengikuti prosesi Nyekar Kubro. Agenda sakral dan tradisi turun temurun ini menjadi rangkaian utama dalam menyambut perhelatan Haul Majemuk ke-18 YPP MU Bengkak.

Nyekar kubro dilaksanakan pada Senin kemarin, 02 November 2026. Setelah sholat Ashar, semua majelis keluarga YPP MU, santri, guru, alumni dan simpatisan mulai bertolak menuju Pasarean Timur yang berada di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bengkak. Sesampainya di lokasi, pembacaan Yasin dipimpin Ust. Asmoni, S.Pd.I dan Tahlil dipandu oleh Ust. H. Thohari, S.Pd.I Bacaan dilantunkan serentak dengan khusyuk yang kemudian dilanjut dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Abuya Prof. Dr. Fawaizul Umam, M. Ag.

Selepas menghadiahkan bacaan yasin dan tahlil di pasarean Timur. Para jamaah yang hadir melanjutkan nyekar menuju Maqbarah KH. Ahmad Djazari Marzuki dan Nyai Hj. Siti Romlah, yang berada di dalam kompleks YPP MU Bengkak. Tidak lupa, bacaan tahlil dan doa juga dipanjatkan di Maqbarah pendiri dan pengasuh pertama YPP MU Bengkak.

Ribuan bait doa dilangitkan dan dihadiahkan untuk Almarhumain (Alm. Kiai Djazari dan Nyai Romlah). Ratusan peziarah bermunajat juga untuk memohon aliran barokah sang guru. Usai pembacaan doa, prosesi dilanjutkan dengan tabur bunga secara bergantian di atas pusara para masyaikh.

Sebagai penutup agenda Nyekar Kubro sore itu, untuk seluruh simpatisan yang hadir telah disiapkan menu sederhana ramah tamah. Moment ini tentu semakin mempererat rasa keakraban dan kekompakan antar keluarga besar YPP MU.

“Kegiatan Nyekar Kubro ini tidak hanya sekedar mengenang dan mendoakan para masyaikh YPP MU, melainkan juga membakar semangat kebersamaan seluruh santri dan alumni dalam menyongsong puncak acara Haul Majemuk ke-18 YPP MU,” ungkap salah satu alumni tahun 2000. (Miful/SF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *