Rapotan Imda 3 Madin Miftahul Ulum, Kegiatan Rutin yang Selalu Membuat Riuh dan Tegang Suasana
Bengkak, MIFUL News – Madrasah Diniyah Miftahul Ulum (Madin MU) Bengkak B-05 ranting Sidogiri telah menyelesaikan penerimaan raport kenaikan kelas. Kegiatan ini memang rutin dilaksanakan setiap bulan sya’ban. Hal ini menandakan tahun pelajaran berjalan, yakni 1446 H/1447 H telah usai.
Semua murid, guru Madin MU Bengkak Wongsorejo Banyuwangi, dan wali murid berkumpul di Masjid Nurul Ulum Bengkak. Tepat pukul 13.30 WIB, Ananda Qisthy Saufa An-nurani memulai acara.
Ust. Asmoni, S.Pd.I, Kepala Madin MU Bengkak Wongsorejo Banyuwangi menyampaikan bahwa kini kenaikan kelas untuk murid kelas 4-5 ditentukan langsung oleh panitia ujian Pondok Pesantren Sidogiri. Sama halnya seperti kelulusan murid kelas akhir. “Hal ini dilakukan untuk terus menjaga kualitas alumni Madin MU. Tidak ada istilah nilai tambahan, semua nilai yang tertera di raport atau ijazah murid adalah murni hasil evaluasi ujian,” tuturnya.
Ust. Asmoni juga berharapa para wali murid tetap tidak bosan untuk senantiasa memberi semangat dan doa untuk anak-anak. “Kebijakan baru ini tidak perlu ditakuti, tapi harus menjadi penyemangat untuk terus berdoa agar dimampukan dan dimudahkan belajarnya, khususnya ibu-ibu wali murid yang doanya mustajab,” pungkasnya.
Berikutnya, tausiyah pengasuh, Abuya KH. Moh. Hayatul Ikhsan, M.Pd.I menuturkan bahwa aturan dipatuhi untuk kebaikan anak-anak. Oleh karena itu, tolong anak tidak diajari untuk melanggar walapun hal sepele karena akan mengurangi keberkahan ilmunya.
Ust. Rudi Hartono, M.Pd. kemudian mengumumkan nama-nama murid yang mendapat penghargaan dari masing-masing kelas. Mulai dari tingkat shifir hingga kelas 6. Satu persatu nama dipanggil secara bergantian untuk menerima penghargaan. Berbeda dengan rapotan sebelumnya, Ust. Rudi mempersilahkan wali murid menerima penghargaan yang diraih anaknya.
Suasana menjadi riuh dan tegang manakala murid terbaik atau juara satu dari masing-masing satu persatu dieliminasi guna menentukan sang juara umum. Kriteria pemilihan yang dilakukan oleh Ust. H. Hariyanto, S.Pd.I, S.H selaku Waka. Kurikulum dengan sangat ketat. Tidak sebagai dilihat hasil nilai kognitifnya saja, tetapi juga kedisiplinan, akhlaq, dan keaktifan murid.
Pada akhirnya, Muhammad Abdulllah kelas 3-A banin (putra) dan Devi Ainul Yakin kelas 2-A banat (putri) dinobatkan sebagai juara umum. Kepadanya diberikan penghargaan berupa sertifikat dan trophy.
Acara yang sukses dilaksanakan Jum’at (13/02/2026) kemarin kemudian ditutup dengan doa majelis sekaligus doa menyambut bulan Ramadhan. Dalam hal ini dipimpin langsung oleh pengasuh YPP MU Bengkak Wongsorejo Banyuwangi. (Miful/AM)