Program Sandal Santri MU : Bukan Sekedar Alas Kaki, tetapi Sebuah Inisiatif yang Penuh Makna
2 mins read

Program Sandal Santri MU : Bukan Sekedar Alas Kaki, tetapi Sebuah Inisiatif yang Penuh Makna

22

Bengkak, Miful News – Kamis, 12 Juni 2025 menjadi hari penuh makna bagi Yayasan Pondok Pesantren Miftahul Ulum (YPP MU) Bengkak Wongsorejo Banyuwangi. Hal tersebut karena langkah positif YPP MU, ditandai dengan direalisasikan program “Sandal Santri MU”. Meskipun terkesan sederhana, program ini memiliki makna mendalam bagi perkembangan karakter dan kehidupan santri di lingkungan pesantren. Selain untuk menciptakan lingkungan pesantren yang lebih rapi, dan tertib, program inovatif ini juga diharapkan menumbuhkan nilai-nilai kebersamaan, kesederhanaan, kedisiplinan, serta rasa kepedulian, dan tanggungjawab dalam diri para santri.

Hal ini selaras dengan apa yang didawuhkan Pengasuh YPP MU, Abuya KH. Moh. Hayatul Ikhsan, M.Pd.I. “Program Sandal Santri MU bertujuan untuk menciptakan kesadaran dan perilaku yang positif di kalangan santri. Melalui penggunaan sandal yang sederhana dan seragaman, diharapkan santri akan terbiasa rapi, tertib, disiplin, dan sederhana,” beber beliau saat ditemui crew MM.

“Lebih daripada itu, program ini dapat meningkatkan rasa cinta dan rasa bangga terhadap YPP MU, juga menumbuhkan rasa perhatian, dan tanggung jawab bersama,” imbuh Abuya Hayat.

Dengan mengusung prinsip kepemilikan bersama, semua sandal yang disediakan merupakan infaq santri dan menjadi hak milik bersama pesantren. Dengan demikian, dapat mencegah perilaku boros dan individualistis di kalangan santri. Hal yang terpenting lagi dengan keseragaman sandal diharapkan menjadi simbol identitas bagi santri.

Perlu diketahui, sandal yang dibagikan ada dua warna. Warna hijau untuk santri putri dan warna biru untuk santri putra.

Guna memaksimalkan program ini ada beberapa aturan yang wajib dipatuhi oleh semua santri, antara lain: Sandal MU hanya boleh dipakai oleh santri aktif YPP MU (hak pakai secara bersama). Penggunaan sandal terbatas, yakni hanya di dalam lingkungan pesantren, terkecuali memang ada acara resmi di luar pesantren. Santri tidak diperbolehkan memakai sandal selain sandal MU selama berada di lingkungan YPP MU, serta semua santri memiliki kewajiban yang sama untuk menjaga dan merawat sandal yang disediakan. Terakhir, sandal tidak boleh dibawa pulang.

“Senangnya dapat sandal baru!,” ungkap para santri saat pertama dibagikan. Salah satu pembina atau musyrifah Asrama Putri mengatakan, “tidak perlu pusing beli sandal atau khawatir sandalnya hilang karena semua sandal disini adalah hak pakai. Selain itu, tidak ada lagi ajang pamer atau sombong karena sandalnya lebih mahal atau lebih bagus yang dapat menimbulkan rasa iri pada santri lain”. (Miful/SS)

Editor: Ika Nurjannah, S.Pd.I

One thought on “Program Sandal Santri MU : Bukan Sekedar Alas Kaki, tetapi Sebuah Inisiatif yang Penuh Makna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *