Si Santri Lugu
Oleh: Yoga Alif Andriyawan *
Pada sudut pesantren yang sunyi,
Ada wajah teduh berseri,
Langkahnya ringan membawa mimpi,
Meski dunia belum sepenuhnya ia mengerti.
Sarung lusuh tak jadi soal,
Kitab kuning jadi bekal,
Dengan tekun ia menapak jalan,
Dalam diam penuh harapan.
Semua ia lakukan,
Bukan karena ingin pujian,
Tetapi cinta pada Tuhan dan ajaran,
Doanya lirih tiap malam,
Memanggil langit dengan salam.
Santri lugu, hatinya jernih,
Tak banyak bicara, tapi bersih,
Ilmu ditanam bukan untuk sombong,
Tetapi agar hidup tak kosong,
Beribu harapan yang ia gantung,
Agar kelak ia tak seperti patung.
Di balik tatapan polos nan sederhana,
Tersimpan tekad yang tak bisa ditunda,
Menjadi cahaya di masa gelap,
Menuntun jalan, walau tak nampak nan senyap.
*) Penulis lahir di Banyuwangi, 09 Desember 2006. Santri aktif Asrama Putra Miftahul Ulum Bengkak ini. Ia bergabung dalam tim Miful Media. Saat ini ia tercatat sebagai Mahasiswa Politeknik Negeri Banyuwangi.