Dari Hati ke Hati: Sinergi Cantik RA Khadijah 46 dan TK Muslimat Khodijah 157 Rogojampi.
Oleh: Rudi Hantono, S.Pd.I
Kali ini ada yang berbeda dari semangat para pendidik Raudhatul Athfal Khadijah 46 (RAJA 46). Perjalanan mereka bukan sekadar perjalanan biasa menuju Rogojampi Banyuwangi. Namun, punya misi khusus, yakni menjemput inspirasi. (06/12/2025)
Dalam mengupayakan peningkatan kualitas mendidik anak usia dini, RAJA 46 baru saja sukses menghelat kegiatan studi tiru ke salah satu lembaga di bumi Blambangan yang terletak di Rogojampi, yakni TK Muslimat Khodijah 157.

Sambutan dan rasa kekeluargaan sangat terasa saat rombongan RAJA 46 menapakkan kaki di keluarga besar TK Muslimat Khodijah 157. Namun, di balik senyum ramah dan jabat tangan erat ada diskusi serius tentang masa depan pendidikan yang harus diperjuangkan agar mereka kelak selamat dari kebodohan.
Kegiatan studi tiru kali ini bukan sekadar kunjungan dan bertukar cinderamata semata. Akan tetapi, ada momen belanja ide-ide kreatif yang nantinya dapat diaplikasikan di lembaga RAJA 46. Para guru dari RAJA 46 diajak berkesempatan berkeliling dan melihat langsung bagaimana TK Muslimat Khodijah 157 ini meramu kurikulum, menata lingkungan lingkungan belajar yang menyenangkan, dan strategi mereka dalam menanamkan karakter akhlakul Karimah pada si kecil.

“Ilmu itu bisa didapat di mana saja, tapi pengalaman melihat langsung praktik baik di sekolah lain adalah energi baru bagi kami,” ujar salah satu perwakilan guru RAJA 46 dengan antusias.
Memilih TK Muslimat Khodijah 157 Rogojampi sebagai destinasi studi tiru bukanlah tanpa alasan. Lembaga yang mereka jadikan rujukan dikenal memiliki manajemen lembaga yang rapi dan inovasi pembelajaran yang adaptif. Hal-hal inilah yang ingin diadopsi dan dimodifikasi (ATM) oleh RAJA 46 untuk diterapkan.

Ada beberapa poin menarik yang menjadi sorotan dalam kunjungan ini, yakni sentuhan kreativitas guru, manajemen kelas, dan pelibatan orangtua (strategi komunikasi yang efektif antara sekolah dan wali murid).
Oleh-oleh berharga untuk dibawa pulang perjalanan ke Rogojampi ini membuktikan bahwa guru adalah pembelajar sepanjang hayat. Lelah dan cucuran keringat perjalanan terbayar lunas dengan oleh-oleh wawasan baru dan semangat yang menyala-nyala.

Kepala RAJA 46, Ustd. Rika Febriyanti, S.Pd.I mengungkapkan bahwa studi tiru ini diharapkan menjadi titik tolak bagi RAJA 46 untuk terus berinovasi. “Sinergi antarkedua lembaga di bawah naungan Nahdlatul Ulama ini juga menjadi bukti indahnya kolaborasi”, ungkap penuh semangat.
Sepulang dari Rogojampi, RAJA 46 tidak hanya membawa cerita, tetapi membawa mimpi baru untuk mencetak generasi emas yang lebih gemilang. Maju terus pendidikan anak usia dini Indonesia!
Bismillah.. Raja semakin berinovasi,terus berkarya dan maju..