Mendidik dengan Cinta, Menguatkan dengan Doa
2 mins read

Mendidik dengan Cinta, Menguatkan dengan Doa

Penulis : Rina Mariyana, M.Pd

Bengkak, Miful News – Yayasan Pondok Pesantren Miftahul Ulum (YPPMU) Bengkak Wongsorejo Banyuwangi menggelar workshop bertema “Transformasi Pembelajaran dan Metode Pengelolaan Kelas”. Workshop tersebut diikuti oleh seluruh tenaga pendidik dan kependidikan di bawah naungan YPPMU. Kegiatan ini bertujuan agar pendidik YPP MU Bengkak mampu meningkatkan keterampilan dalam menciptakan pembelajaran yang bermakna dan relevan dengan perkembangan zaman.

Kegiatan yang berlangsung di Aula YPP MU Bengkak pada Rabu, 03 Juni 2026, menargetkan agar para pendidik bisa menciptakan lingkungan belajar yang penuh cinta. Mendidik dengan cinta tidak hanya dengan kasih sayang saja, tetapi juga keteladanan dan konsistensi.

Kegitanan ini diisi langsung oleh Konsultan Pendidikan YPP MU Bengkak, yakni Ning Dr. Evi Ghozaly, S.Ag., M.Pd. Dihadiri oleh Pengasuh dan Majelis Keluarga Miftahul Ulum Bengkak acara dimulai pukul 10.00 WIB.

Kegiatan diawali Ice breaking yang sangat menarik. Semangat dan gemuruh dalam ruangan sudah terasa sejak awal acara. Beberapa pertanyaan diberikan oleh Ning Evi Ghozaly seputar kebaikan Miftahul Ulum kedepannya, pengalaman belajar, hal-hal yang menjadi hambatan guru dalam mengajar, serta bagaimana mendidik dengan cinta. Tidak pernah ada rasa bosan dalam hati peserta selama kegiatan berlangsung.

Dalam sesi materi, beliau juga menyampaikan makna cinta yang merupakan fondasi utama keberhasilan pembelajaran, tips dan trik bagaimana makna cinta itu bisa sampai pada hati siswa, serta memotivasi pendidik agar terus belajar dan mengembangkan potensi serta beradaptasi terhadap perkembangan zaman.

“Guru yang baik tidak pernah berhenti belajar karena pendidikan akan selalu mengalami perubahan. Jangan lupa untuk mendidik dengan cinta, karena cinta adalah fondasi utama keberhasilan pembelajaran,” beber Ning Evi Ghozaly saat menyampaikan materi.

“Dan terakhir, jangan lupa riyadloh dan doa karena apapun yang kita usahakan yang menggerakkan hati para murid kita adalah Allah Swt. Banyak sekali cara riyadloh yang bisa dilakukan pendidik, misalnya membacakan Al-Fatihah untuk para murid, shodaqoh, membaca sholawat, dan lainnya,” imbuh Konsultan YPP MU Bengkak. (Miful/RM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *