Menggemakan Takbir, Menebar Kebaikan, dan Merayakan Keikhlasan. Miftahul Ulum Bengkak Gelar Sholat Idul Adha Berjamaah
Penulis: Hanin Syarifah, S.Akun.
Bengkak, MIFUL News– Gema takbir mulai terdengar sejak fajar terbit, gemuruhnya memenuhi seisi dunia. Rabu, 27 Mei 2026, Yayasan Pondok Pesantren Miftahul Ulum (YPP MU) Bengkak Wongsorejo Banyuwangi turut menggemakan takbir. Seluruh santri, baik putra dan putri serta masyarakat sekitar berduyun-duyun memenuhi Masjid Nurul Ulum Bengkak. Kali ini kegiatan yang dilaksanakan ialah Salat Idul Adha.
Salat Idul Adha yang dilaksanakan berjamaah di Masjid Nurul Ulum, dimulai tepat pukul 06.30 WIB. Setelah semua jamaah terlihat memadati masjid salat segera dimulai. Diimami oleh Ust. Asmoni, S.Pd.I seluruh jamaah menunaikan sholat dengan khusyuk hingga selesai.
Saat Abuya KH. Moh. Hayatul Ikhsan naik ke atas mimbar, beliau mengajak para jamaah untuk senantiasa bersyukur dengan mentaati perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya.
“Meningkatkan ketaatan kepada Allah SWT butuh keikhlasan, kepatuhan. Tunduk kepada Allah sebagaimana telah diajarkan Nabi Ismail yang ikhlas dikorbakan oleh ayahnya karena melaksanakan perintah Allah Swt. Mari dalam momentum ini kita merefleksikan diri kita bagaimana keikhlasan, kepatuhan, dan tunduk kita sebagai hamba kepada Tuhan,” dawuh Pengasuh YPP MU Bengkak Wongsorejo dalam Khutbahnya.
Beliau juga menyampaikan firman allah terkait perintah kurban yang artinya: Kemudian apabila telah roboh (mati), maka makanlah sebagiannya dan berilah makan orang yang merasa cukup dengan apa yang ada (tidak meminta-minta) dan orang yang meminta-minta.
“Ayat di atas menunjukan bahwa kurban bukan hanya ritual personal, bukan hanya ibadah kita dengan Allah, tetapi dengan berkurban kita bisa berbagi kepada orang lain,” imbuh Abuya Hayat selepas membaca Ayat alquran di atas.
Setelah kemarin menikmati senja, pagi tadi YPP MU Bengkak Wongsorejo Banyuwangi penuh dengan riuhnya takbir. Setelah Salat Idul Adha, semua santri sowan kepada pengasuh dan majelis keluarga serta saling bermaafan sesama teman. Kemudian, kegiatan dilanjut dengan takziyah ke maqbarah Pendiri dan Pengasuh Pertama, yakni KH. Ach. Djazari dan Nyai Hj. Siti Romlah. (Miful/HS)