Workshop Entrepreneur dalam Rangka Haul Masyaikh ke-18 YPPMU, Bekali Santri dengan Jiwa Kewirausahaan
Penulis: Rina Mariyana, M.Pd.
Bengkak, MIFUL News– Salah satu rangkaian Haul Pondok Pesantren Miftahul Ulum (YPPMU) ke-18 Bengkak Wongsorejo Banyuwangi adalah Workshop Entrepreneur yang mengusung tema ‘’Menumbuhkan Jiwa Entrepreneur Kepada Santri di Kalangan Pesantren.’’
Acara ini di ikuti oleh santri kelas X & XI Madrasah Aliyah Miftahul Ulum (MA MU) maupun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ibrahimy desa Bengkak Kec. Wongsorejo Kab. Banyuwangi, dimana dua lembaga tersebut dibawah naungan YPPMU. Workshop ini bertujuan untuk membekali para santri tentang keterampilan bisnis, mengembangkan kreatifitas, dan membangun kemandirian ekonomi.
Workshop Entrepeneur ini dilaksanakan pada 29/10/2026 yang bertempat di Aula YPPMU. Acara ini menghadirkan Ust. Heri Kuswanto, S.Si., Owner HR Cabe Mas, Owner HR Bumbu Mas, dan Owner Farm Raya Mas dari Bajulmati Wongsorejo Banyuwangi pengusaha sekaligus narasumber pada workshop entrepreneur. Selain menjadi pengusaha sukses, beliau merupakan salah seorang anggota Humas di Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).
Dalam pemaparannya, Ust. Heri menjelaskan bahwa terdapat berbagai latar belakang seseorang dalam membangun usaha, diantaranya merintis usaha secara mandiri dan melanjutkan usaha warisan. Beliau juga menekankan kreativitas dan inovasi menjadi hal penting agar usaha dapat terus berkembang dan mampu bersaing.
‘’Dengan menjadi santri yang telah berbekal segudang ilmu agama, santri juga harus mampu mengembangkan potensi diri di bidang wirausaha. Harapannya, santri tidak hanya memiliki bekal ilmu kehidupan tapi juga mendiri secara ekonomi dan bermanfaat bagi masyarakat.” Jelasnya
Lebih lanjut, Ust. Heri Kuswanto menjelaskan bahwa terdapat berbagai latar belakang seseorang dalam membangun usaha, diantaranya merintis usaha secara mandiri dan melanjutkan usaha warisan. Beliau juga menekankan bahwa kreativitas dan inovasi menjadi hal penting agar usaha terus berkembang dan mampu bersaing.
‘’menjadi enterpreneur tidak cukup hanya dengan memiliki usaha, tapi juga membutuhkan kreativitas dan inovasi agar terus berkembang.’’
Antusiasme para santri terlihat kala materi entrepreneur disampaikan. Para santri menyimak dan mencatat materi dengan baik dan tertib hingga materi selesai disampaikan. Suasana workshop menjadi meriah kala narasumber membuka sesi games interaktif. Para santri sangat antusias mengikuti permaianan, terlebih hadiah yang diberikan sangat fantastis. Momen ini membuat suasana semakin hidup sekaligus penyampaian materi lebih menyenangkan dan tidak membosankan.
Salah satu santri berhasil menjawab dengan baik terkait entrepreneur. Suansana semakin bergemuruh kala narasumber memberikan hadiah kepada pemenang. Senyum merekah terlihat ketika para pemenang menerima hadiah, terlihat bahagia dan penuh sukacita.
“wahh seru sekali, selain belajar dan mendapat ilmu baru, kita juga dapet hadiah di sesi gamesnya. Pokoknya TOP dan best buat acara ini.”
Melalui workshop ini, para santri diharapkan tidak hanya memiliki pengetahuan tentang kewirausahaan, tetapi juga terdorong untuk membangun kreativitas, berani mencoba dan menumbuhkan jiwa mandiri sejak dini.(Miful/RM)