PASCASARJANA UNIIB GELAR WORKSHOP MODUL AJAR PAI MADRASAH
3 mins read

PASCASARJANA UNIIB GELAR WORKSHOP MODUL AJAR PAI MADRASAH

14

Penulis: Ismiyati, S.Hi

Mahasiswa Pascasarjana Universitas Islam Ibrahimy (UNIIB) Genteng Banyuwangi melaksanakan kegiatan Mahasiswa Abdi Masyarakat (MAM) berupa workshop pelatihan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan tema “Merancang Modul Ajar PAI Madrasah: Kolaborasi Kurikulum Merdeka Bersinergi dengan Kurikulum Berbasis Cinta”. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam penguatan peran akademisi di tengah masyarakat pendidikan sekaligus kegiatan ini merupakan wujud nyata kontribusi akademisi dalam peningkatan kualitas pendidikan keagamaan di madrasah.

Workshop tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 17 Januari 2026, bertempat diAula Miftahul Ulum, dan diikuti 30 peserta oleh para guru PAI madrasah dari berbagai lembaga pendidikan. Dalam pelatihan ini, narasumber ibu Eni Susiani, M. Pd.  berperan aktif sebagai pemateri dan fasilitator yang menguraikan konsep, strategi, serta praktik penyusunan modul ajar PAI sesuai dengan Kurikulum Merdeka yang terintegrasi dengan Kurikulum Berbasis Cinta. Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan fokus pada peningkatan kompetensi guru dalam merancang modul ajar yang berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik.

Sebagai pelaksana kegiatan, mahasiswa UNIIB Pascasarjana bertindak aktif dalam merancang konsep, menyusun materi, serta menjadi fasilitator workshop. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru PAI dalam menyusun modul ajar yang adaptif, kontekstual, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik madrasah di era Kurikulum Merdeka.

Koordinator  pelaksana H. Moh. Hamdun menyampaikan bahwa workshop ini dirancang sebagai bentuk sinergi antara pengembangan kebijakan pendidikan nasional dan nilai-nilai keislaman. Melalui kegiatan ini, kami berupaya membantu guru PAI madrasah memahami dan mengimplementasikan Kurikulum Merdeka yang dipadukan dengan Kurikulum Berbasis Cinta, sehingga pembelajaran PAI tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada penguatan nilai kemanusiaan dan akhlak,”ujarnya, selain menyampaikan tujuan worshop kordinator juga mempresentasikan ppdb pascasarjana prodi PAI UNIIB

Dalam workshop ini, peserta mendapatkan pemahaman tentang bagaimana mengintegrasikan Kurikulum Merdeka dengan Kurikulum Berbasis Cinta, yaitu pendekatan pembelajaran yang menekankan nilai kasih sayang, moderasi beragama, empati, dan pembentukan karakter mulia. Metode yang digunakan meliputi pemaparan materi, studi kasus, diskusi kelompok, serta praktik langsung penyusunan modul ajar PAI

Lebih lanjut, salah satu dosen pendamping lapangan Dr. Imam Wahyono Pascasarjana UNIIB menegaskan pentingnya  pembelajaran PAI. Guru PAI dituntut untuk mampu menyusun modul ajar yang relevan dan inovatif dengan kebutuhan peserta didik saat ini. Kolaborasi Kurikulum Merdeka dengan pendekatan berbasis cinta menjadi solusi strategis dalam membangun pembelajaran yang humanis, moderat, dan berkelanjutan,”beliau juga menyampaikan harapannya agar UNIIB dapat menebar manfaat dalam bidang pendidikan.

Senada juaga di sampaikan oleh dewan pengasuh PP. Miftahul Ulum Prof. Dr. Fawaizul Umam. M. Ag.Worshop ini penting bukan hanya sekedar menyusun modul ajar tapi di harapkan di akhir acara harus menghasilkan produk dan benar benar bisa di aplikasikan kepada peserta didik.  

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Pascasarjana UNIIB berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas pembelajaran PAI di madrasah serta memperkuat kemitraan antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan. Workshop ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong lahirnya praktik pembelajaran PAI yang inovatif, berkarakter, dan selaras dengan nilai-nilai keislaman rahmatan lil ‘alamin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *