Qur’anuna? Qur’annya Generasi YPP Miftahul Ulum Bengkak
Penulis : Rina Mariyana, M.Pd.
Malam ini terasa luar biasa, melihat siswa/ siswi tersenyum bahagia, melepas tawa kemenangan di depan mata. Malam ini terasa berbeda, melihat tangis haru bangga orangtua. Tak terasa air mata berlinang memenuhi kelopak mata, melihat anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang luar biasa.
Bengkak, MIFUL News- Kemarin Rabu (18 Juni 2025) dengan penuh tawa bahagia, halaman Yayasan Pondok Pesantren Miftahul Ulum (YPP MU) Bengkak Wongsorejo Banyuwangi menjadi saksi proses perjalanan yang begitu panjang oleh siswa/siswi Miftahul Ulum. Tanpa terkecuali, seluruh siswa baik dari tingkat TK/RA sampai MA/SMK sebanyak 47 lulusan resmi diwisuda. Rangkaian acara tersebut merupakan bentuk reward bagi mereka setelah berhasil melewati beberapa tahapan ujian al-Qur’an Metode Qur’anuna.
Adapun Metode Qur’anuna adalah salah satu metode membaca al-Qur’an yang mudah dan menyenangkan. Sebab inilah, metode tersebut dapat diterapkan dan diaplikasikan kepada siswa/siswi baik di semua jenjang. Keberhasilan ini dapat dibuktikan pada acara wisuda di sesi uji publik.
Pada wisuda kali ini turut hadir pengasuh YPP MU beserta majelis keluarga, para asatidz, wali murid, alumni dan simpatisan. Ananda Ajeng Amelia putri dan Aliyatul Khofifah memulai acara tepat pada pukul 19.00 WIB.
Dengan percaya diri, peserta wisuda melangkah satu persatu naik ke atas panggung memulai acara tersebut dengan membaca surat-surat pendek bersama dan ditutup dengan doa. Lalu, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipimpin oleh Ust Lutfi Bahrul Ulum, S.Pd, ketua koordinator penguji dari Bondowoso sekaligus konsultan pendidikan al-Qur’an di YPP MU.
Dalam sesi tanya jawab ini, seluruh hadirin diberi kesempatan dan kebebasan untuk bertanya kepada peserta wisuda. Tak hanya orangtua, asatidz, alumni, simpatisan serta masyarakat umum juga diberi kesempatan untuk memberikan pertanyaan kepada peserta wisuda. Hal ini bertujuan untuk menguji kualitas dan kemampuan bacaan al-Qur’an dengan baik menggunakan Metode Qur’anuna. Ada beberapa pilihan untuk ditanyakan kepada peserta wisuda diantaranya seputar gharib, hadits, jilid serta hafalan surat pendek.
Abuya KH. Moh. Hayatul Ikhsan, M.Pd.I, Pengasuh YPP MU merasa sangat bangga dan bersyukur atas kelulusan para wisudawan al-Qur’an yang dipandang sebagai penerus perjuangan Rasulullah SAW.
“Kami bangga kepada kalian, semoga menjadi orang-orang hubbul Qur’an. Generasi qurani yang akan menghiasi akhlaq dan amaliyah dengan mengamalkan ajaran al-Qur’an. Teruskan perjuangan karena tongkat estafet kepemimpinan masa depan ada di tangan kalian,” dawuhnya.
Bapak Hasan Basri, salah satu wali murid yang hadir juga turut terharu dan bangga menguji anaknya secara langsung di hadapan khalayak umum. “Saya tidak menyangka dan saya terkesima dengan bacaan, penjelasan tajwid, hadits dan hafalan surat pendeknya. Saya hanya tahu anak saya belajar al-Qur’an. Itu saja,” tuturnya.(Miful/RM)
Editor: Nur Hidayati, M.Pd.