Sanad Salat Hajat 12 Rakaat dengan Satu Salam Bersambung Langsung Kepada Sang Guru
Oleh: Ika Nurjannah, S.Pd.I
Kegiatan Haul Majemuk di Yayasan Pondok Pesantren Miftahul (YPP MU) Bengkak Wongsorejo Banyuwangi kali ini ada yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini digelar kegiatan salat hajat berjamaah sebagai pembuka dari beberapa rangkaian acara haul. Salat hajat dilaksanakan setiap selepas salat Isya’, Masjid Nurul Ulum penuh sesak oleh para jamaah. Mereka tidak hanya dari kalangan santri dan guru, tetapi juga dari alumni dan simpatisan. Salat dilakukan dengan cara melaksanakan salat 12 rakaat dengan satu salam.
Abuya KH. Moh. Hayatul Ikhsan, M.Pd, Pengasuh YPP MU Bengkak menyampaikan maksud dari salat hajat tersebut. Beliau menuturkan, “Secara umum, salat hajat ini merupakan bentuk ikhtiar kita sebagai manusia biasa dalam mendekatkan diri kepada Allah Swt. Selain itu, salat ini dilakukan dalam rangka permohonan dan rayuan kepada Allah SWT agar doa dan hajat-hajat kita dikabulkan oleh-Nya.”
Abuya Hayat menambahkan bahwa salat hajat ini hendaknya dijadikan wasilah untuk memohon dan berdoa kepada Allah agar Allah sudi mendengar untaian doa dan hajat yang selalu dilangitkan. Apalagi, dalam waktu dekat ini YPP MU Bengkak sedang punya hajat untuk mengadakan acara haul majemuk dan milad dzikir jamai. Jadi, seluruh rangkaian kegiatan dalam haul majemuk merupakan hajat kita semua, keluarga besar YPP MU Bengkak.
Secara khusus, pada setiap ruku’ dan sujud yang dipersembahkan terdapat hajat kita semua maka harus terus berdoa, memohon kepada Allah SWT agar hajat tersebut dikabulkan, dilancarkan, dimudahkan, dan disukseskan. Permohonan agar semua santri, guru, alumni, dan simpatisan YPP MU Bengkak diberi kesehatan dan kesempatan untuk menghadiri segala puncak acara nanti. Termasuk doa agar dijauhkan dari gangguan hujan dan sebagainya.
Lalu, Abuya Hayat menuturkan asal muasal ijazah salat hajat 12 rakaat dengan satu kali salam. Ijazah pertama beliau dapatkan langsung dari Abina KH. Ihya’ Ulumuddin, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Haromain Pujon Malang. Kemudian, kedua beliau dapatkan ijazah tersebut dari KH.R. Ahmad Azaim Ibrahimy, Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Safi’iyah (P2S2) Sukorejo. Kiai Azaim menyampaikan ijazah salat hajat ini kepada seluruh alumni, seluruh santri, dan seluruh pesantren cabang dari P2S2 Sukorejo.
Istimewanya, kiai Azaim juga mendapat ijazah salat hajat dari Abi Ihya’ Ulumuddin, Malang. Artinya, sanad dari ijazah tersebut berasal dari Abina KH. Ihya’ Ulumuddin, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Haromain Pujon Malang, yang mana Pengasuh YPP MU Bengkak dan Pengasuh P2S2 Sukorejo memang merupakan santri dari beliau.
Masya Allah, semua ilmu dan amalan di Ypp Miftahul Ulum, alhamdulillah semua mendapat ijazah dan besanad
Masya Allah, semua ilmu dan amalan di Ypp Miftahul Ulum, alhamdulillah semua mendapat ijazah dan bersanad dan bersambung kepada rasulullah.