Best presentation
Dua Siswa MA Miftahul Ulum Bengkak Raih Kategori Best Presentation Pada Kompetisi di ITS Surabaya
13 Penulis: Rina Mariyana, M.Pd. SURABAYA, Miful News — Dua siswa Madrasah Aliyah Miftahul Ulum (MA MU), Moh. Shandy Prasetyo dan Hasyim Asy’ari, mengikuti Kompetisi Riset Matematika (KRM) yang diselenggarakan di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Kompetisi ini dilaksanakan pada Minggu (4/10/2026) dan diikuti oleh beberapa sekolah dari seluruh Indonesia, salah satunya adalah perwakilan dari MA MU. Kompetisi ini menjadi pengalaman bagi mereka untuk mengasah kemampuan di luar lingkungan sekolah. Ada beberapa tahapan seleksi yang mereka lewati sebelum memasuki babak final, di antaranya seleksi administrasi serta penilaian makalah riset. Makalah riset yang ditulis mengusung tema “Beyond Study Time: Pemodelan Regresi Linear Sederhana dan Formulasi Indeks Efisiensi Belajar (IEB) Berbasis Spreadsheet untuk Refleksi Akademik Siswa”. Selanjutnya, di babak final, seluruh peserta kompetisi diberi kesempatan untuk mempresentasikan makalah yang telah disukai dan disusun. Pada tahap ini, mereka tidak hanya dituntut untuk memahami isi penelitian, tetapi juga mampu menyampaikan hasil penelitian dengan baik. Presentasi kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab seputar riset yang dilakukan, lalu diakhiri dengan pameran poster. Pada pameran poster ini, peserta diwajibkan membuat desain poster semenarik mungkin untuk dipamerkan dan dinilai melalui pemungutan suara (voting) untuk kategori Best Poster. Dari seluruh rangkaian penilaian tersebut, peserta delegasi MA MU mencuri perhatian dewan juri melalui presentasi hasil riset yang mereka sampaikan hingga meraih penghargaan kategori Best Presentation. Pencapaian ini tidak lepas dari kerja keras, kemauan, serta bimbingan dan dukungan dari para guru sehingga bisa membawa nama baik MA MU. “Syukur alhamdulillah kami ucapkan bisa meraih penghargaan kategori Best Presentation. Hal ini tidak lepas dari kerja keras, kemauan, serta dukungan dari keluarga dan para guru. Semoga ke depannya bisa lebih baik dan diberi kesempatan kembali mengikuti lomba atau olimpiade lainnya,” ucapnya dengan semangat.(MIFUL/RM)