26 Mei, 2026

Santri, Pesantren, dan Pengabdian

15 Penulis: Rudi Hartono, M.Pd. Dalam dunia pesantren, hubungan antara santri dan kiai sering diartikan dan dipahami dengan cara unik. Sejarah menunjukkan bahwa hubungan tersebut didasari oleh cinta, penghormatan, kepercayaan, dan komitmen spiritual. Menegaskan pentingnya ilmu dan keikhlasan dalam hubungan tersebut, tidak ada arti perbudakan dalam hubungan yang tulus antara kiai dan santri. Sebaliknya, hal […]

2 mins read

Sekolah Ramah Guru, Pentingkah?

15 Oleh: Putri Nura Wati, M.Pd. Membangun sekolah ramah guru merupakan isu krusial bukan hanya sekedar wacana yang tak terwujudkan. Hal ini merupakan strategi jitu untuk menciptakan produktivitas pendididikan yang berkelanjutan, yang akarnya terletak pada kesehatan mental guru. Guru adalah kunci utama pendidikan. Mereka adalah arsitek yang merancang masa depan, penanam benih pengetahuan, dan pencetak […]

3 mins read

Akar itu Miftahul Ulum

16 Oleh: Rudi Hartono, M.Pd. Akar adalah organ yang berperan sangat penting dalam menopang dan menahan berdirinya tumbuhan. Sebagaiman akar pohon yang menjadi sumber kehidupan dan penopang kokoh, pondok pesantren Miftahul Ulum adalah akar bagi setiap santri atau siswa yang pernah menapaki langkah di sana. Di tempat inilah awal mula kehidupan mereka dimulai, tempat di […]

2 mins read

Pembelajaran dengan Kurikulum Berbasis Cinta dan Deep Learning untuk Membangun Generasi Emas. Benarkah?

10 Oleh: Ust. Suyono, S.E *) Saat ini dunia pendidikan sedang gencar-gencarnya melakukan pelatihan atau workshop pembelajaran dengan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan Deep Learning (DL). Pelatihan ini dimaksudkan agar pendidik mulai menerapkan KBC dan DL ini dalam proses pembelajaran sehingga dilahirkan generasi emas. Dua pendekatan ini digabungkan untuk menciptakan pembelajaran yang berpusat pada cinta […]

4 mins read

Ada Apa di Pesantren? Inilah Serba-serbi di Pesantren Miftahul Ulum Bengkak

14 Penulis: Kameliatul Jannah*) Pesantren mengajarkan pada kita untuk saling tolong menolong, saling mengasihi, dan saling berbagi. Why? Kami (para santri) hidup di bawah satu naungan, patutnya suka-duka dirasakan dan dipikul bersama. Ada yang bahagia, semua bahagia. Satu tertimpa musibah, yang lain turut merasakan sakitnya. Hidup di pesantren itu seru. Dengan menu makan yang sederhana […]

2 mins read