Ekspresi Cinta dan Rasa Syukur: Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Asrama Putri
Penulis: Rukmatika Khofifah, S.Pd.
Bengkak, MIFUL News – Rabu, 15 September 2025, Asrama Putri Miftahul Ulum kembali menyelenggarakan kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai bentuk penghormatan dan kecintaan terhadap Rasulullah.
Acara tersebut dilaksanakan di halaman MTs/MA Miftahul Ulum dan dihadiri oleh seluruh santri putri. Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat, mencerminkan antusiasme para peserta dalam memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini menghadirkan nuansa yang berbeda dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Beragam hal menarik turut mewarnai jalannya acara pada malam hari, salah satunya adalah keberadaan jajanan gantung yang disiapkan oleh panitia. Inovasi tersebut berhasil menarik perhatian para santriwati dan menambah semarak suasana.
Tidak ketinggalan, penampilan dari Jamiyah Hadrah Al-Mabrur turut memberikan kontribusi besar dalam memeriahkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada malam ini. Lantunan sholawat yang mereka persembahkan berhasil memukau para santriwati dan menciptakan suasana yang syahdu sekaligus semarak.
Tepat pada pukul 19.30 WIB, acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dimulai dengan dipandu oleh dua Master of Ceremony, Agillah Nayfa dan Amelia Rizky. Mereka mempersilakan Ning Ghina Nidaul Husna, S.Pd., selaku pengampu Asrama Ma’had Hamalatul Qur’an (MHQ), untuk memberikan sambutan pembuka sebagai tanda dimulainya rangkaian kegiatan.
Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan sambutan dari ketua panitia yang menyampaikan laporan dan harapan atas terselenggaranya kegiatan ini. Setelah itu, tausiyah disampaikan oleh Ning Siti Nur Azizah, S.Ag., selaku Kepala Bagian Asrama Putri Miftahul Ulum, yang memberikan pesan-pesan hikmah seputar keteladanan Rasulullah SAW.
“Memperingati maulid nabi adalah bentuk cinta dan rasa syukur atas kelahiran Nabi Muhammad SAW. Rasa syukur ini bukan hanya mensyukuri hadirnya jasad beliau namun juga mensyukuri atas cahaya Rasulullah. Rasulullah adalah cahaya bagi semua kegelapan,” imbuhnya.
Pembacaan sholawat (Mahallul Qiyam) dilantunkan secara langsung oleh Jamiyah Hadrah Al-Mabrur dan disambut dengan penuh semangat oleh seluruh santriwati yang turut serta dalam lantunan tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, Ustadzah Siti Nur Annisa, S.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam persiapan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW, khususnya kepada panitia yang telah bekerja dengan penuh dedikasi. “Terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak yang telah membantu mempersiapkan peringatan Maulid Nabi ini, terutama kepada para panitia yang bertugas,” ujarnya. (MIFUL/RK)