Haflatul Ikhtitam Ad-Dirosah ke-30, Momen Syukur Penuh Makna yang Terlaksana dengan Khidmat dan Meriah
Penulis: Siti Mariyam
Bengkak, MIFUL News – Yayasan Pondok Pesantren Miftahul Ulum (YPP MU) Bengkak Wongsorejo Banyuwangi menggelar kegiatan rutin akhir tahun, yakni Haflatul Ikhtitam Ad-Dirosah. Acara dilaksanakan kemarin pagi (24 Juni 2026) di Halaman BLKK Miftahul Ulum Bengkak. Kegiatan ini digelar sebagai tanda berakhirnya masa belajar dan seluruh kegiatan tahun ajaran 2025/2026.
Acara Haflatul Ikhtitam Ad-Dirosah ini dihadiri oleh Majelis keluarga YPP MU, Pengawas Madrasah dari jenjang Raudlatul Atfhal (RA) sampai jenjang Madrasah Aliyah (MA), Pengurus YPP MU Bengkak, Pimpinan lembaga YPP MU Bengkak, seluruh asatidz/asatidzah, semua murid kelas akhir pada setiap lembaga di bawah naungan YPP MU Bengkak, wali murid, dan tamu undangan khusus.
Acara dibuka dengan kirab murid kelas akhir. Pada barisan depan ada lembaga RA Khadijah 46 (RA JA) Bengkak, RA Miftahul Ulum (RA MU) Alasbuluh, RA Al-Batul (RA TU) Alasbuluh, TK Miftahul Ulum Alasbuluh, MI Darul Faizin (MI DF) Alasbuluh, MI Miftahul Ulum (MI MU) Bengkak, MTs Miftahul Ulum (MTs MU) Bengkak, MA Miftahul Ulum (MA MU) Bengkak, dan SMK Ibrahimy (SMK I) Bengkak. Kemudian dilanjutkan dengan prosesi yang memasuki ruang acara.
Suasana semakin terasa khidmat ketika pembacaan ayat suci al-Qur’an dan Selawat Nabi dilantunkan. Selepas menyanyikan lagu kebangsaan; Indonesia Raya dan Yalal Waton, para peserta Haflah menggemakan Mars Miftahul Ulum dengan penuh semangat dengan mengepalkan tangan.
Abuya KH. Moh. Hayatul Ikhsan, M.Pd. menyampaikan rasa syukur atas pencapaian dan kelancaran proses pembelajaran selama satu tahun ini. Beliau berpesan kepada para lulusan YPP MU Bengkak untuk terus menjaga etika dan akhlaqul karimah.
“Alumni atau lulusan YPP MU Bengkak pasti beragam, apapun pencapaiannya kelak tetaplah menjaga etika dan akhlaqul karimah,” dawuh Pengasuh YPP MU Bengkak dengan tegas.
Pada acara Haflatul Ikhtitam Ad-Dirosah tahun ini, Orasi Ilmiah disampaikan oleh Gus Ahmad Hafid Al Umam, Lc., M.H. Beliau mengingatkan kita semua sekaligus menyematkan pesan penting dalam Orasinya terkait musibah yang akan menghampiri ketika menyakiti hati guru.
“Rasulullah bersabda: Seseorang yang menyakiti hati guru dan menyepelekan guru, maka akan dikenakan 3 musibah. Pertama, Allah akan menghapus semua ilmu yang didapat, kedua, tumpul lisannya atau tidak mampu mengamalkan ilmu yang didapat, ketiga fakir di akhir hayat,” beber beliau kepada semua hadirin.
Puncak acara ditandai pengukuhan lulusan kelas akhir dan pemberian penghargaan kepada lulusan terbaik. Tidak hanya itu, pada momen ini pengasuh juga memberi penghargaan kepada guru favorit, guru teladan, dan pimpinan terbaik. Kemudian, pembacaan doa menjadi penutup acara.
“Kami berharap, Haflatul Ikhtitam Ad-Dirosah ini bukan menjadi momen perpisahan. Akan tetapi, momen merajut kebersamaan dan merayakan keberhasilan kita semua (murid dan guru) dalam menyelesaikan pendidikan di lembaga. Agar nanti semua berkumpul lagi di bawah almamater Miftahul Ulum,” beber Ustd. Putri Nura Wati, M.Pd, salah satu guru MTs Miftahul Ulum.
Salah satu lulusan MI MU Bengkak (Intan Maulida) juga mengungkapkan rasa bangganha menjadi bagian dari YPP MU Bengkak. “Alhamdulillah, saya bangga menjadi bagian dari Miftahul Ulum, Terima kasih kepada semua asatidz yang telah mendidik kami dengan cinta dan kesabaran,” ujarnya penuh senyum. (Miful/SM)