MA Miftahul Ulum Bengkak Peduli Lingkungan: Aplikasikan Pembelajaran dengan Menanam Mangrove Bekerja Sama dengan KTH Harapan Alasbuluh
2 mins read

MA Miftahul Ulum Bengkak Peduli Lingkungan: Aplikasikan Pembelajaran dengan Menanam Mangrove Bekerja Sama dengan KTH Harapan Alasbuluh

Penulis: Nur Aisah, S.Si

Alasbuluh, MIFUL News – Pada Kelas X di MA Miftahul Ulum (MA MU) Bengkak Wongsorejo Banyuwangi terdapat berbagai mata pelajaran, di antaranya ialah Biologi dan Kimia. Dalam rangka Menerapkan kurikulum merdeka berbasis cinta, kali ini para murid MA MU Bengkak melaksanakan pembelajaran di Alam. Kegiatan seperti ini memang kerap dilakukan agar para murid mendapat bekal dan pembelajaran secara langsung.

Pada Semester genap kali ini, dalam mata pelajaran Biologi ada materi ekosistem dan dalam mata pelajaran kimia juga ada materi kimia hijau. Muncul ide dari guru pengampu mata pelajaran tersebut, yakni Ustd. Nur Aisah, S.Pd. untuk bekerja sama dengan KTH Harapan Desa Alasbuluh. Ustd. Aisah ingin mengajak para murid berkenalan langsung dengan mangrove dan mendapat pengalaman baru dalam materi budidaya Mangrove. Ide tersebut berhasil dilaksanakan pada Rabu kemarin (11/02/2026) di Labuhan lalang Alasbuluh Wongsorejo Banyuwangi.

Penanaman mangrove diinisiasi oleh masyarakat sekitar pantai labuhan lalang; pantai yang terletak di dekat tambak udang ke timur perbatasan Alasbuluh Bengkak yang melihat abrasi semakin naik. Kemudian pihak masyarakat bekerjasama dengan pemerintahan desa Alasbuluh dan pihak-pihak terkait, seperti dinas lingkungan hidup, dan lain-lain.

“Melihat wilayah sekitar curah, abrasinya semakin tinggi maka warga sekitar bekerjasama dengan KTH Harapan yang dikelola oleh Ibu Astutik Maymunah dan Ustd. Zainur Rofiki, S.Pd. untuk menanam mangrove di pinggir pantai. Hal ini guna melindungi rumah penduduk dari pengikisan,” beber Ibu Maymunah.

Para murid melihat langsung bagaimana abrasi terjadi, penanganannya, penanaman mangrove, dan penjelasan bagaimana cara menanam, fungsi juga manfaatnya

“Jenis Mangrove itu banyak, manfaat mangrove juga banyak. Selain bisa menanggulangi abrasi dan erosi, mangrove juga bisa digunakan untuk membuat tepung dan kosmetik. Akan tetapi, dengan jenis mangrove tertentu,” imbuh beliau semangat.

Siswi kelas X sangat antusias sekali dalam pembelajaran kali ini, selain mereka mendapatkan materi mereka juga mendapatkan pengalaman yang sangat berkesan. Sebanyak 31 murid diajari pembibitan terlebih dahulu, dengan bibit yang sudah disediakan. Kemudian mereka diperbolehkan langsung menanam bibit di daerah sekitar pantai sebagai praktek. Kemudian dilanjut dengan proses penanaman pada titik-titik yang sudah disediakan oleh panitia. Jenis mangrove yg kita tanam adalah jenis Rizhophora, yakni jenis mangrove yang dikenal dengan akar tunjang, yaitu akar yang menjulang ke permukaan tanah.

“Kami baru tau kalau sebelum menanam mangrove yang sudah besar, ternyata harus membuat bibit yang masih kecil agar selalu ada regenerasi berikutnya. Jadi, bibitnya tidak habis,” ungkap salah satu murid X MA MU Bengkak dengan riang. (Miful/NA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *