Memaknai Pengumuman Kelulusan, Kepala MTs Miftahul Ulum: Semoga Kelulusan Ini Bukan Hanya di Kertas
Oleh: Putri Nura Wati, M.Pd.
Bengkak, MIFUL News – Pagi kemarin, Senin (02 Juni 2025) MTs Miftahul Ulum (MTs MU) Bengkak Wongsorejo Banyuwangi mengadakan acara rapat silaturrahmi wali murid dan pengumuman kelulusan kelas akhir. Tahun ini, MTs MU telah meluluskan sebanyak 62 siswa.
Pukul 08.00 WIB wali murid mulai berdatangan memadati Masjid Nurul Ulum, tempat acara tersebut digelar. Acara diawali dengan pembukaan yang dipimpin oleh Ustd. Putri Nura Wati, M.Pd. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Dzikir Jama’i oleh Ust. Mukhlisin, Amd. Kom.
Pada pengumuman kelulusan kali ini, Pengasuh Yayasan Pondok Pesantren Miftahul Ulum (YPP MU) Bengkak Wongsorejo Banyuwangi, yakni Abuya KH. Moh. Hayatul Ikhsan, M.Pd.I turut hadir. Beliau memberikan tausiyah dihadapan seluruh wali murid dan siswa kelas IX MTs MU Bengkak yang akan segera melanjutkan ke jenjang berikutnya. “Dunia merupakan bekal untuk mempersiapkan kehidupan di akhirat,” tuturnya mengawali.
Abuya Hayat juga menuturkan bahwa kehidupan dunia itu seakan-akan lama padahal nyatanya sebentar. Dunia adalah bekal untuk menghadapi akhirat. Jika terlalu fokus di dunia maka tidak akan mendapatkan apa-apa di akhirat. “Menyekolahkan anak di pesantren merupakan salah satu bentuk ikhtiar orangtua mempersiapkan bekal untuk akhirat. Anak-anak yg sholih dan sholihah merupakan ladang jariyah bagi orangtuanya.” Demikian nasihat dari Abuya yang juga dapat kita ambil hikmah bersama.
“Semoga kelulusan ini bukan hanya sebuah kelulusan di atas kertas saja. Namun, dapat memberi atsar (bekas) untuk bekal meraih masa depan yang gemilang,” ungkap harap kepala MTs MU, Ust. H. Mohammad Hamdun, S.Ag.
“Kami tidak bisa berkata apa-apa, selain mohon maaf dan terima kasih. Mohon maaf dan ridlo dari para guru manakala anak kami mungkin berbuat salah selama masa sekolah di MTs MU. Juga, kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas bimbingan dan ketelatenan para guru. Semoga Allah membalas dengan kebaikan yang berlipat,” tutur salah satu wali murid dengan mata berkaca-kaca. Menurutnya, selama tiga tahun di MTS MU Bengkak putranya telah banyak berubah, “akhlaknya semakin baik, alhamdulillah. Yang paling membuat saya bangga bacaan al-Qur’annya sekarang jadi semakin bagus.”
“Bismillah, saya siap melangkah ke jenjang berikutnya. Namun demikian, pastinya saya tidak akan pernah melupakan jasa para guru di MTs MU. Tanpa mereka, tidak mungkin kami sampai di titik ini,” ujar sang ketua kelas IX putri. Suasana kian mengharu biru ketika ia dan teman-temannya saling mengaitkan lengan erat siap menyongsong masa depan. (Miful/PMW)