MU QC Gelar Tahsin Al-Qur’an Metode Qur’anuna untuk Calon Guru Al-Qur’an
2 mins read

MU QC Gelar Tahsin Al-Qur’an Metode Qur’anuna untuk Calon Guru Al-Qur’an

Penulis: Rudi Hartono, M.Pd.

Bengkak, Miful News — Miftahul Ulum Quranic Center (MU QC) sukses menyelenggarakan kegiatan Tahsin Al-Qur’an Metode Qur’anuna, bekerja sama dengan Madrasah Aliyah Miftahul Ulum dan SMK Ibrahimy. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis, 2 Oktober hingga Sabtu, 4 Oktober 2025, dari pukul 07.00 hingga 15.30 WIB setiap harinya.

Sebanyak 65 peserta yang terdiri dari siswa kelas XII MA Miftahul Ulum dan kelas XII SMK Ibrahimy mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias. Mereka merupakan calon guru Al-Qur’an yang dipersiapkan untuk menjadi pengajar yang kompeten dan berakhlak mulia.

Kegiatan ini menghadirkan dua pemateri utama, Ustaz Lutfi Bahrul Ulum, S.Pd., Konsultan Pendidikan Al-Qur’an Miftahul Ulum sekaligus Direktur Qur’anuna Nusantara dan Ustaz Muhammad Nur, S.Pd.I, Trainer dari Banyuwangi yang telah berpengalaman dalam pelatihan tahsin Al-Qur’an.

Metode Qur’anuna yang digunakan dalam pelatihan ini menekankan pada pembenahan bacaan Al-Qur’an secara sistematis, menyeluruh, dan berbasis praktik langsung, sehingga peserta dapat memahami cara membaca Al-Qur’an dengan lebih mudah dan aplikatif.

Kegiatan tahsin ini merupakan bagian dari program unggulan di MA Miftahul Ulum dan SMK Ibrahimy dalam mencetak calon guru Al-Qur’an yang berkualitas. Tahun ini menandai penyelenggaraan keempat dari program serupa, menunjukkan komitmen lembaga dalam membina generasi Qur’ani.

Kepala Madrasah Aliyah Miftahul Ulum, Ustaz Thohari, S.Pd.I, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini, “Kami sangat bersyukur atas terselenggaranya kegiatan tahsin ini. Ini bukan sekadar pelatihan, tetapi bagian dari ikhtiar kami mencetak generasi pengajar Al-Qur’an yang tidak hanya fasih dalam bacaan, tetapi juga memiliki pemahaman dan semangat dakwah. Semoga kegiatan ini terus berlanjut dan memberi manfaat luas bagi umat,” ungkapnya.

“Proses tahsin dan tashih menjadi tahapan awal yang wajib dilalui oleh para peserta sebelum melangkah ke kegiatan Standarisasi Muallimil Qur’an (SMQ). Kami berharap seluruh peserta dapat menyelesaikan tahap tashih dengan hasil yang memuaskan,” ungkap Ustaz Muhammad Nur. (Miful/RHr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *