Sambut Milad ke-63, Santri Miftahul Ulum Adu Kreativitas Tata Kamar
Penulis: Sinta Safitri
Bengkak, MIFUL News– Dalam rangka menyemarakkan Milad ke-63, sekaligus menyongsong gelaran Haflatul Imtihan Yayasan Pondok Pesantren Miftahul Ulum (YPP MU) Bengkak Wongsorejo Banyuwangi, panitia menggelar Lomba Kebersihan Kamar. Asrama santri putra maupun putri ditata sedemikian rupa. Selasa, 10 Februari 2026 lomba berlangsung mulai pukul 13.30 WIB dan baru rampung dinilai tiga jam setelahnya.
Lomba kebersihan kamar ini menjadi ajang bagi para santri untuk menunjukkan kreativitas serta kepedulian terhadap kebersihan kamar masing-masing.
Berbeda dengan tahun sebelumnya, lomba kebersihan kamar kali ini sangat menekankan pada kreativitas santri dalam pemanfaatan barang-barang sekitar menjadi lebih fungsional dan artistik. Para santri tidak hanya harus menjaga kebersihan dan kerapian, tapi juga harus bisa berinovasi dalam menata ruang kamar agar lebih nyaman.
Tim juri pada lomba kebersihan kamar tahun ini yaitu, Ustadz H. Hariyanto, S.Pd.I.,S.H, Ustadz Rahmat Mulyadi, S.Pd., dan Ustadzah Nur Aisah, S. Si. Terdapat tiga aspek utama yang menjadi nilai sempurna bagi setiap kamar. Pertama, aspek kebersihan dan keindahan, meliputi kebersihan lantai, jendela, ventilasi udara, dan langit-langit kamar serta estetika dan dekorasi yang tidak berlebihan. Kedua, bidang administrasi meliputi database anggota penghuni kamar, struktur organisasi, dan jadwal kegiatan. Ketiga, perlengkapan meliputi pengadaan alat kebersihan, inventaris kamar, hingga ketersediaan P3K sederhana.
“Semua proses penilaian dilakukan secara teliti dan mendetail oleh tim juri sesuai dengan standar penilaian yang telah disepakati untuk memastikan bahwa pemenang memang benar-benar layak menyandang predikat kamar terbaik,” tutur tim juri.
“Lomba kamar santri sangat seru dan bermanfaat. Selain membuat kamar lebih rapi dan bersih, kegiatan ini juga menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kebersamaan antar santri,” imbuh Ustadz H. Hariyanto, S. Pd.I., S.H.
Beliau juga berharap, “Semoga ke depannya lomba ini terus diadakan dengan inovasi baru agar semakin menarik dan mampu membentuk karakter santri yang disiplin dan peduli lingkungan”.
Bukan hanya sekedar ajang kompetisi, tujuan akhir dari lomba ini diharapkan budaya bersih dan rapi tidak hanya muncul saat perlombaan saja, tapi menjadi karakter permanen santri hingga mereka boyong dan hidup bermasyarakat nantinya.
Rencananya, pemenang akan diumumkan pada hari Jum’at, 13 Februari 2026 saat penerimaan raport dan rapat wali santri mendatang.(Miful/SF)