Wow! Santri Kelas 3 Diniyah YPP Miftahul Ulum Tembus Jilid 4 di Uji Publik Al-Miftah Lil Ulum Pada Milad ke-63 dan Haflatul Imtihan YPPMU
3 mins read

Wow! Santri Kelas 3 Diniyah YPP Miftahul Ulum Tembus Jilid 4 di Uji Publik Al-Miftah Lil Ulum Pada Milad ke-63 dan Haflatul Imtihan YPPMU

11

Oleh: Alvi Wardatun Ni’mah, S.Pd

Bengkak, Miful News– Dalam rangkaian kegiatan Milad ke-63, Yayasan Pondok Pesantren Miftahul Ulum (YPP MU) Bengkak mengadakan Uji Publik al-Miftah lil-Ulum. Rabu, 11 Februari 2026 bertempat di halaman utama YPP MU, kegiatan Uji Publik al-Miftah lil-Ulum diikuti oleh 3 santri banin dan 8 santri banat.

Amazing-nya, pada kegiatan uji publik tersebut ada salah satu peserta banin yang masih duduk di kelas 3 diniyah. Artinya, anak itu masih belum menerima materi pembelajaran al-Miftah di kelas. Akan tetapi, ia mampu mempelajari bahkan turut serta diuji bahkan sampai jilid 4.

Kegiatan yang rutin digelar setiap tahun pada momen imtihan ini seakan memiliki magnet tersendiri, terbukti selepas sholat Isya’, wali santri, dan masyarakat umum berduyun-duyun memadati halaman utama. Di tengah majelis keluarga pengasuh YPP MU dan asatidz/asatidzah, hadir pula Ust. Moh. Hamdi selaku Koordinator Wilayah dari Pondok Pesantren Sidogiri. Beliau hadir sekaligus akan menjadi penguji pada kegiatan Uji Publik kali ini.

Pada sesi pembukaan acara, Ust. Rahmat Mulyadi, S.Pd. menyampaikan harapannya untuk peserta Uji Publik al-Miftah, “Mudah-mudahan semakin banyak generasi para ulama yang lahir berkat program al-Miftah lil-Ulum ini.”

Selanjutnya, Ustadz Hamdi memandu uji publik dengan mengajukan beberapa pertanyaan, meliputi bab Thaharah pada kitab Fathul Qorib. Secara acak, para peserta akan dipilih untuk maju dan menjawab pertanyaan yang diajukan.

Tidak hanya itu, agar uji publik lebih aktif dan bervariasi, Ust hamdi juga memberikan kesempatan bagi wali santri atau masyarakat yang ingin menguji secara langsung.

Para peserta tidak sedikitpun terlihat gentar, justru penuh semangat menjawab semua pertanyaan dengan cepat dan tepat.

Menurut salah satu peserta banat, mereka sangat khawatir dan takut sebelum naik ke atas pentas, tetapi justru dipenuhi rasa bangga dan bahagia ketika sudah turun. “Kami tentu merasa senang sekali karena sudah berhasil menjawab semua pertanyaan yang diajukan tanpa kendala,” ungkapnya.

“Awal naik ke pentas sempat dredeg karena takut nggak bisa jawab pertanyaan, tapi alhamdulillah ternyata bisa menjawab semuanya dengan benar,” imbuh temannya yang lain.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengasah dan mengevaluasi kemampuan baca kitab para peserta kepada khalayak umum, terutama di hadapan wali santri. Selain itu, hal ini juga sebagai ajang promosi terkait penerapan Metode al-Miftah lil-Ulum di YPP MU, baik di Lembaga Baca Kitab maupun Madrasah Diniyah Miftahul Ulum B-05. ut dengan pentas seni 2.

“Saya percaya pada kemampuan anak-anak yang ada di pentas ini, semuanya. Mereka tinggal mengembangkan lebih dalam lagi ke takhossus atau pembelajaran kitabnya. Pada dasarnya cara baca kitab mereka sudah sangat bagus,” ungkap Ust. Hamdi

“Semoga ini bisa menjadi motivasi bagi teman-teman santri yang lain untuk lebih semangat lagi dalam belajar,” harap dari Ust. Asmoni, S.Pd.I, Kepala Madrasah Diniyah Miftahul Ulum B.05.(Miful/AWN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *