Adakah Hikmah Dibalik Wabah Ini?
Penulis: Nyai. Umi Nadhiroh, S.Ag *
Penghujung tahun 2019 dunia digemparkan dengan kehadiran virus baru yang dikenal dengan nama Corona Virus Diseases 2019 atau Covid-19. Virus yang pertama kali muncul di Wuhan, China ini telah meluluh lantahkan kehidupan manusia di masa modern. Penyebaran yang begitu cepat menyebabkan ribuan korban berjatuhan. Berbagai negara berjibaku untuk menyelesaikan pandemi global ini tak terkecuali Indonesia.
Sampai saat ini pertanggal 10 April 2020 di Indonesia kasus corona sudah mencapai 3.512 kasus. Ini merupakan musibah besar bagi pemerintah dan rakyat Indonesia. Berbagai upaya dilakukan untuk menanggulangi bencana nasional non alam ini. Salah satunya adalah social Distancing dimana masyarakat dihimbau untuk menjauhi keramaian, tidak keluar rumah, dan menjaga jarak. Tidak hanya itu mayarakat juga dianjurkan selalu menjaga kebersihan dan kesehatan.
Pandemi yang telah menebar kepanikan dan ketakutan masal ini merubah seluruh tatanan kehidupan masyarakat. Sekolah-sekolah diliburkan, acara-acara besar dibatalkan, dan seluruh kegiatan yang tidak terlalu penting di luar rumah ditiadakan. Oleh karena itu, masihkah ada hikmah yang bisa kita ambil dari wabah ini? Jika iya, lalu apakah itu?
Secara sadar penulis merasakan sendiri hikmah dibalik pandemi corana ini. Setidaknya ada empat hikmah yang bisa kita petik, di antaranya ialah pertama, kekhawatiran akan Virus Corona membuat kita lebih dekat kepada Allah SWT dengan cara memperbanyak membaca istighfar, istighosah, rotibul hadad, sholawat thibil kulub dan aji-aji limo dll. Beberapa bacaan ini membuat hati lebih tenang dan terusir dari rasa ketakutan dan kepanikan yang merajalela. Kedua, lebih banyak waktu berkumpul bersama keluarga karena pembatasan kegiatan di luar rumah. Hal ini menjadikan kita lebih banyak menghabiskan waktu di rumah bersama keluarga misalnya sholat berjamaah di rumah, makan bersama, berbincang bersama, dan bermain bersama di rumah. Kegiatan yang sebelumnya sulit dilakukan karena kesibukan dan kewajiban yang harus dilaksanakan (anak harus menuntut ilmu di pondok dan orangtua sebagai harus mencari nafkah ke luar kota) akhirnya dengan mudah kita semua berkumpul.
Ketiga, corona mengajari kita untuk hidup lebih bersih dan sehat. Instruksi pemerintah untuk selalu menjaga kebersihan dan kesehatan terwujud dengan mengharuskan masyarakat untuk selalu mencuci tangan menggunakan sabun dengan air yang mengalir, rajin berolah raga, dan mengkonsumsi makanan yg sehat dan bergizi. Hal ini memberikan pelajaran bagi kita bahwa kebersihan adalah salah satu kunci dalam menjaga kesehatan. Keempat, corona juga menuntut kita untuk melek tekhnologi. Menyusul pemberlakuan aturan stay at home, seluruh proses belajar dan mengajar diberlakukan dari rumah (homeschooling). Komunikasi antara guru dan murid harus tetap berlangsung sebagaimana biasa walaupun dengan kondisi dan kegiatan yang berbeda. Komunikasi secara daring atau online dilakukan guna memutus penularan Covid-19 tanpa menghentikan kegiatan belajar mengajar.
Beberapa Hikmah ini menunjukkan bahwa tidak ada sesuatu yang diciptakan Allah itu sia-sia, termasuk wabah virus corona yang berbahaya ini. Hal tersebut senada dengan firman Allah SWT di dalam Q.S. Shot ayat 27 yang artinya, “Dan kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada diantara keduanya dengan sia-sia”. Kemudian Allah SWT menegaskan kembali dalam Q.S. Ali ‘Imran ayat 191, Allah berfirman yang artinya “(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia, Mahasuci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka”.
Berdasarkan firman Allah SWT diatas, kita sebagai manusia harus yakin bahwa semua yang Allah ciptakan tidak ada yang sia-sia. Pasti ada hikmah yang terselip di setiap kejadian yang ada, tak terkecuali pandemi Virus Corona ini. Hikmah tersebut bisa kita petik guna menumbuhkan rasa syukur dan agar tidak selalu mengeluh. Semoga wabah Virus Corona ini segera berakhir dan menjadikan kita lebih pandai bersyukur dengan apa yg telah digariskan oleh Allah Swt.
*) Penulis adalah Guru MTs Miftahul Ulum dan Madrasah Diniyah Miftahul Ulum