Khidmat dan Sakral, Tradisi Nyekar Kubro Warnai Haul Masyayikh YPP MU
Penulis: Diana Amelia, S.Pd
Bengkak, MIFUL News – Satu kegiatan yang tidak kalah penting dalam rangkaian Haul Majemuk ke-17 Yayasan Pondok Pesantren Miftahul Ulum (YPP MU) Bengkak, yakni kegiatan Nyekar Kubro.
Tradisi Nyekar Kubro ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan dan cara untuk mendoakan para masyayikh dan para guru YPP MU yang telah meninggal dunia.
Kegiatan Nyekar Kubro dilaksanakan pada hari Jumat, 21 November 2025 lalu dan diikuti oleh pengasuh, majelis keluarga, guru, alumni, dan seluruh santri YPP MU.
Nyekar Kubro ini merupakan tradisi wajib tahunan dalam serangkaian acara haul yang bertujuan untuk merefleksikan diri dan memupuk rasa cinta terharap para masyayikh. Kegiatan nyekar ini digelar di 2 tempat, yakni di maqbaroh timur dan maqbaroh barat. Maqbaroh barat yang dimaksud merupakan area pemakaman umum dimana terdapat makam dari Kyai Marzuqi dan Nyai Mas Zuhro, sedangkan maqbaroh timur merupakan makam dari KH. Ach Djazari MQ dan Nyai Hj. Siti Romlah.
Kegiatan ini diawali dengan pembacaan Yasin dan Tahlil bersama yang dipimpin Ust. H. Hariyanto Masduq, kemudian dilanjut dengan doa oleh pengasuh YPP MU, Abuya KH. Moh. Hayatul Ikhsan dan diakhiri dengan tabur bunga oleh majelis keluarga YPP MU.
Menurut Ust. H. Hariyanto Masduq, kegiatan Nyekar Kubro ini merupakan hadiah mulia yang diberikan kepada para masyayikh YPP MU. “Kita hadiahkan doa mulia untuk para guru,” ungkapnya.
Pengasuh YPP MU, Abuya Hayat juga berharap agar para santri maupun alumni terus mengingat dan mengirimkan doa untuk para masyayikh YPP MU. “Tiada hubungan yang lebih indah dibanding keterikatan antara guru dan murid dalam doa yang saling bertaut,” dawuhnya.(Miful/DA)