Menulis Itu Mudah
Penulis : Ustdh. Nur Hidayati, S.Pd*
Menulis? Apa yang bisa kutulis? Selalu bingung setiap kali diajak untuk menulis. Menulislah apa saja, tulis semua hal yang dilalui dan ada di sekitar maka menulis akan menjadi mudah. Menulis tidaklah butuh biaya, bahkan menulis merupakan hal yang mulia. Dengan tulisan, sejarah tak terlupakan dan ilmu terus mengalir tak terhentikan.
Sangatlah banyak manfaat yang dapat dituai dalam sebuah tulisan. Di samping sebagai sumber pengetahuan juga dapat menambah kantong pendapatan. Selain itu, dalam bentuk tulisan sebuah informasi dapat dipertanggungjawabkan.
Di kalangan akademisi, karya tulis sangatlah berharga. Bagi seorang guru, sebuah karya tulis menjadi media untuk terus menyebarluaskan ilmu. Bagi siswa, hasil karya tulis ilmiah dapat dijadikan sebagai tambahan sumber belajar.
Hebatnya lagi, sebuah karya tulis mampu melampaui batasan usia seseorang. Terbukti, banyak karya ulama salaf yang masih eksis di masa kini. Sebuah contoh Kitab Ta’limul Muta’allim karya Syeikh Az-Zarnuji yang sering digunakan oleh hampir semua pondok pesantren. Hal ini menjadi example nyata bahwa ilmu bisa terus berkembang melalui tulisan tanpa kenal batasan waktu.
Sayang sekali tidak banyak di antara kita yang gemar menulis. Berbagai alasan seringkali bermunculan, misalnya sulit mendapat ide, sering kehilangan kata, sibuk dengan pilihan diksi, dan sebagainya. Padahal, sesungguhnya menulis tidaklah serumit dan sesukar itu. Menulislah seadanya, mulailah dari hal-hal sederhana yang dilalui dalam kehidupan sehari-hari maka menulis akan jadi mudah.
Demikian, dikarenakan menulis memanglah hal yang sungguh sangat mudah. Pertama, perbanyaklah membaca! Membaca, membaca dan membaca. Selanjutnya, segera tulis seketika saat ada ide yang terbesit (cukup tulis di book note apabila pas tidak membawa atau mengoperasikan laptop). Langkah awal, tulis bebas ide-ide yang bermunculan tanpa harus membebani diri dengan pilihan diksi dan ketepatan kalimat. Setelah unsur 5W1H (what, where, when, who, why and how) dan semua ide sudah tercurahkan, barulah kemudian baca ulang hasil tulisannya dan benahi kalimat atau paragrafnya sebaik mungkin.
Terakhir, cukup banggalah dengan hasil tulisan yang sudah rampung. Ingin mencoba? Kirim tulisanmu ke redaksi Tim Website Miful News.
*Penulis adalah anggota Tim Website Miful News.