Advokasi Kebersihan: Wujudkan Lingkungan Bersih, Hidup Sehat
Oleh: Moh. Shandy Prasetyo*)
Kebersihan adalah tanggung jawab bersama yang memiliki dampak besar terhadap kesehatan, lingkungan, dan kualitas hidup. Dengan menjaga kebersihan, kita dapat menciptakan lingkungan yang nyaman dan bebas dari penyakit. Namun, kenyataannya masih banyak orang meremehkan kebersihan tak terkecuali di lingkungan pendidikan.
Untuk mewujudkan lingkungan bersih dan sehat tentu membutuhkan kesadaran dan partisipasi aktif dari setiap individu. Mula-mula marilah pahami tentang pentingnya kebersihan. Pertama, kebersihan menjadi tindakan nyata yang paling efektif dan efisien untuk menjaga kesehatan. Lingkungan bersih dapat mencegah penyebaran penyakit seperti demam berdarah, diare, infeksi kulit, dan lain sebagainya.
Kedua, kebersihan dapat mencegah dan melindungi lingkungan dari bencana. Sampah yang dibuang sembarangan dapat mencemari tanah, air, dan udara, yang berdampak buruk pada ekosistem. Lingkungan yang abai terhadap kebersihan berpotensi mengalami bencana alam seperti banjir dan lainnya.
Ketiga, menjaga kebersihan dapat meningkatkan kualitas hidup. Lingkungan bersih dan sehat dapat menciptakan suasana yang nyaman dan mendukung produktivitas. Banyak penelitian yang dilakukan oleh para ahli menyebutkan bahwa lingkungan sangat berdampak terhadap kualitas dan produktivitas seseorang.
Berikut ini beberapa langkah nyata yang patut digalakkan demi membangun dan menjaga kebersihan, di antaranya ialah membuang sampah pada tempatnya. Biasakan untuk memilah berdasarkan jenisnya, organik, anorganik, atau daur ulang. Jangan mencampur sampah plastik menjadi satu dalam satu tempat sehingga sulit untuk menguraikannya.
Minimalisir seketat mungkin penggunaan plastik sekali pakai. Gunakan tas belanja kain, botol minum, atau peralatan makan yang bisa digunakan ulang. Langkah ini mencegah pencemaran mikro-organik dalam jangka panjang.
Perhatikan dan jagalah kebersihan pribadi sekitarnya. Mandi teratur, cuci tangan dengan sabun, dan jaga kebersihan pakaian. Hal ini amat sangat bermanfaat untuk kesehatan. Bentuk tim dan buatlah jadwal bersih-bersih sekitar sekurang-kurangnya rutin seminggu sekali. Ajak keluarga dan orang terdekat untuk menjaga dan melestarikan kebersihan bersama-sama.
Paham, ‘kan bahwa kebersihan bukan hanya tentang tanggung jawab pemerintah atau petugas kebersihan, tetapi juga tanggung jawab kita sebagai individu. Dengan menjaga kebersihan, kita tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga generasi mendatang. Mari bersama-sama menciptakan perubahan positif untuk lingkungan yang lebih baik.
Bersih itu Sehat, Bersih itu Indah, dan Bersih itu Tanggung Jawab Kita Semua.
*) Siswa MA Miftahul Ulum Bengkak Wongsorejo Banyuwangi dan juga salah satu finalis Putera- Puteri Sekolah Jawa Timur 2025