Pesantren, Benteng Akhlaq?
14 Oleh: Ust. Sudawi, S.Pd.I * Sebuah pepatah arab masyhur oleh Syaikh Musthofa Al Ghulayain menyebutkan, شُبَّانُ الْيَوْمِ رِجَالُ الْغَدِ أِنَّ فِي يَدِكُمْ أَمْرُ الْأُمَّةِ وَفِي اَقْدَامِكُمٍ حَيَاتُهَا. “Pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan. Sesungguhnya di tanganmu-lah urusan bangsa dan dalam langkahmu tertanggung masa depan bangsa.” Maqolah tersebut senada dengan syair Imam Asy-Syauqiy yang […]
Keluarga dan Pengabdian
Oleh: Ustd. Rina Lestari, S.Pd Banyak masyarakat di luar sana yang menganggap bahwa profesi guru sebagai profesi yang sangat mudah dan bisa dikatakan nyaman. Akan tetapi, kemudahan dan kenyamanan yang mereka rasakan hanya melihat potret luar saja. Pakaian rapi, bersepatu dan berdasi serta bekerja hanya duduk-duduk saja. Sesunnguhnya hal tersebut tidaklah seperti yang mereka lihat […]
Santripreneur; Pesantren di tengah Revolusi Industri 4.0 dan Bonus Demografi
Penulis: Exanta Abdiyanto Pesantren memiliki sejarah yang cukup panjang di Indonesia bahkan sebelum Indonesia merdeka pada tahun 1945. Seiring perubahan zaman, peran pesantren turut berkembang dan beradaptasi sesuai kebutuhan zaman. Mulanya hanya menjadi pusat pembelajaran keislaman hingga turut berkontribusi memberikan pendidikan formal kepada santrinya. Hal ini dilakukan agar pesantren sebagai pusat dan penjaga peradaban Islam […]
KEKUATAN KATA-KATA
Penulis: Ning Evi Ghozaly Nyaris dua bulan saya #dirumahsaja. Benar-benar ndekem di pagupon. Sesekali keluar, untuk keperluan yang benar-benar penting. Itupun hanya sebentar dan membawa perangkat lengkap: hand sanitizer, masker, tisue basah, air untuk bilasan. Tidak bersalaman, menghindari kerumunan, sampai rumah pun segera mandi. Jujur ya, dua pekan pertama saya nyaris stress. Kangen banget pada […]
SESEKALI TURUNKAN TARGETMU, AGAR KAU BAHAGIA
Penulis: Ning Evi Ghozaly Alkisah, seorang raja mendapatkan hadiah gelas indah berlapis emas berhias berlian. Sang raja sangat bahagia. Dipanggillah salah satu penasihatnya, “Bagaimana pendapatmu tentang gelas ini?” Penasihat menjawab, “Gelas itu sangat indah, tapi sebaiknya Paduka tidak memilikinya. Hamba menduga akan ada hal tidak baik akibat gelas itu”. “Oh, tidak. Saya justru sangat gembira […]