Risalah Cinta Ning Evi Ghozaly
BELAJAR MENJADI ORANG TUA
1 Penulis: Ning Evi Ghozaly Setelah saya menulis tentang satu bulan mendampingi anak sulung saya kemarin, banyak yang menghubungi saya. Menanyakan apa penyebab masalah anak saya, memberikan dukungan doa dan sebagian besar menceritakan kisah yang mirip. Terima kasih responnya ya. Mohon maaf, saya tidak akan menceritakan penyebabnya karena fakta ini menyangkut orang lain. Lagi pula, […]
TERIMA KASIH INDONESIA
Penulis: Ning Evi Ghozaly Dalam satu kesempatan Maulana Habib Luthfi bin Yahya bercerita,”Suatu hari pada 17 Agustus, saya melakukan perjalanan bersama Yai Yai Malik dan rombongan. Yai Malik adalah guru saya dalam Thariqah Naqsabandiyah. Perjalanan dari Purwokerto menuju Pekalongan disopiri oleh Pak Suyuti.” Sampai tengah hutan lebat antara Bantarbolang dan Randudongkal, Yai Malik meminta Pak […]
NIKMAT DUNIA
Penulis: Ning Evi Ghozaly Ngendikan Gus Baha, “Jika kamu sedang penat dan jenuh, merasa sedang tidak memiliki kenikmatan maka datang saja ke kuburan. Yakinlah semua yang sudah mati, ingin kembali ke dunia dan memperbaiki amal-amal. Dunia adalah segalanya bagi orang yang sudah mati.” “Ya. Mereka yang sudah mati, cita-citanya satu la’alli arji kembali ke dunia […]
DAMAI YA NAK
Penulis: Ning Evi Ghozaly Tujuan utama saya ke Malang kali ini adalah untuk mendampingi anak sulung. Tiga bulan lalu mengeluh lelah, bosan, stress dan jenuh. Saya maklum, saat penyelesaian skripsi, kondisi demikian bisa dialami semua mahasiswa. Tapi yang membuat kaget, tiba-tiba saja dia mengatakan, “Maaf Um. Mas Lavy merasa salah memilih jurusan. Mas Lavy tidak […]
JABATAN
Penulis: Ning Evi Ghozaly Semenjak mengenal arti pemilu, pilkada, sampai pil pil lain wa ala alihi wasahbihi ajmain, saya mulai ragu dengan arti kalimat tertentu. Konten dan maknanya bisa berbeda jauh, bahkan bisa berlawanan. “Saya tidak punya ambisi pribadi kok,” bisa berarti kalau untuk keluarga dan kelompak saya, ya akan saya perjuangkan. “Saya tidak punya […]