Risalah Cinta Ning Evi Ghozaly

PEMBELAJARAN DI PESANTREN PADA MASA PANDEMI

0

Penulis: Ning Evi Ghozaly

Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambak Beras, Jombang, Jawa Timur ini memiliki 18 unit pendidikan. Mulai PAUD, hingga perguruan tinggi.

Dengan jumlah santri sekitar 12 ribu, lelaki dan perempuan, bisa dibayangkan betapa kompleksnya permasalahan yang muncul akibat pandemi Covid-19. Belum lagi riweuhnya rangkaian kegiatan yang harus tetap berjalan sesuai rencana. Mulai sejak proses pemulangan santri secara bertahap beberapa bulan lalu, kemudian penyelenggaraan pembelajaran jarak jauh. Selanjutnya harus mempersiapkan kedatangan santri kembali ke pesantren dengan membagi menjadi tiga gelombang, hingga memastikan kondisi fasilitas sesuai protokol covid.

Wuah, saya sampai geleng-geleng mendengar penjelasan Gus Wafi, ketua Yayasan Pendidikan Bahrul Ulum ini.

Tentu saja, semua pondok pesantren mengalami hal yang sama ya. Tapi, paling tidak, kita yang di luar ini, bisa mendapatkan gambaran dari Bahrul Ulum.

::

Lalu, bagaimana pembelajaran di pesantren selama masa pandemi?

Saat ini telah 30 persen santri yang kembali ke pesantren. Maka ngaji kitab sudah bisa dilaksanakan seperti biasanya, meski dengan tetap menjalankan protokol ketat. Pembelajaran diniyah masih libur, tapi sekolah formal sudah berjalan dengan pembelajaran daring.

Gelombang kedua dan ketiga akan menyusul bertahap, sampai bulan September nanti.

Masih dengan pembelajaran daring? Iya, selama SKB 4 Menteri masih berlaku.

Jadi, santri boleh membawa hape dan laptop donk? Bagaimana antisipasinya agar santri tidak tergoda mengakses konten tak pantas dan tetap menggunakan gadget sesuai kebutuhan pembelajaran?

Terus, jika harus memberlakukan pembatasan fisik, santri tidak boleh membeli makanan di luar donk. Lalu, bagaimana pemenuhan kebutuhan logistik santri?

Santri yang baru datang dikarantina di mana? Sarana kesehatan di sana bagaimana?

Haiyah, pertanyaan saya mblakrah sampai mana-manalah. Kesempatan, mumpung bisa langsung nanya nrithil pada ketua yayasan. Biar lega ya, Gaes, karena ponakan saya juga nyantri di sana hahaha. Modus lewat, kayak iklan 😅

Gabung yuk, Gaes. Perbincangan seru dengan Gus Wafiyul Ahdi, M.Pd.I, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambak Beras, Jombang. Besok sore ya, Ahad 02 Agustus 2020, pkl 16.30 sampai pkl 17.30 WIB, pada acara Kiswah Interaktif di TV9.

Seru banget. Meski saya belum kesampaian menanyakan poin penting, “Apa rahasia dari Pondok Pesantren Bahrul Ulum ini hingga bisa tetap berdiri kokoh sampai tahun ke-194. Madrasah di sini pun, sudah berjalan selama 94 tahun. Dan semua masih baik-baik saja, masih berada di jalan yang ditempuh para masyayikh pertama. Para alumninya juga rata-rata menjadi orang yang bermanfaat di daerah masing-masing”.

Jawabannya, mungkin suatu saat TV9 harus mengundang beliau lagi 😀🙏

Eh, yang antena di rumah nggak bisa nyambung ke TV9, bisa melihat siaran di youtube ya 💖

Berkurban, Bentuk Syukur dan Makna Berbagi pada Idul Adha

Previous article

Memaknai Adha: PROTA YPP MU kembali berbagi

Next article

You may also like

Comments

Comments are closed.