Risalah Cinta Ning Evi Ghozaly
MENJADI LELAKI
Penulis: Ning Evi Ghozaly “Duduk sini, Nak…dekat pada bapak. Jangan kau ganggu ibumu. Turunlah lekas dari pangkuannya. Engkau lelaki kelak sendiri…”. Penggalan syair Iwan Fals ini saya baca pertama kali pada komen suami di status saya tahun 2009 lalu. Saat saya masih selalu bersama kedua anak kami, kemanapun. Ya, kemanapun. Sejak menikah 1998 dan dikaruniai […]
MENJAGA KOMUNIKASI DAN IKATAN DENGAN ANAK REMAJA
Penulis: Ning Evi Ghozaly Saat ini kita dan anak-anak berada pada tempat yang sama, tapi terkadang tidak ada ikatan yang erat dan hangat. Kita dan anak-anak berada di waktu yang sama, tapi bisa jadi ada jarak yang sangat jauh. Hati terpisah. Komunikasi tersendat. Doa tak tersambung. Penyebabnya? Banyak. Diantaranya, ketika anak beranjak remaja, orang tua […]
BIARKAN ANAK KITA KECEWA
Penulis: Ning Evi Ghozaly Pekan ini kita dikejutkan dengan berita penganiayaan berat yang dilakukan oleh Mario mahasiswa sebuah perguruan tinggi swasta, dengan korban bernama David remaja 17 tahun. Agnes, pacar Mario berpura-pura akan mengembalikan kartu pelajar agar bisa mengetahui keberadaan David. Begitu ketemu, David dipukuli dan dalam kondisi sudah lemas diminta tengkurap di tanah. Dengan […]
MENJADI KUAT
Penulis: Ning Evi Ghozaly Lokasi rumah sekarang, dulu adalah sawah. Maksa beli karena hanya ini yang harga terjangkau dan bisa dicicil. Ples, hasil istiharah bagus banget. Butuh ratusan truk tanah untuk menimbunnya. Ditimbun, kena hujan tanah turun. Timbun lagi, turun lagi, timbun lagi. Gitu aja bolak balik sampai dua tahun, baru berani mondasi. Alhamdulillah kuat. […]
MENERIMA IJAZAH
Penulis: Ning Evi Ghozaly Beberapa kali saya merasa “terjebak” untuk mengikuti maunya Abah, dulu sih. Tanpa ada prolog dan penjelasan detail, tiba-tiba saya diminta ngikut Umi ke masjid. Manut dengan senang, kirain mau khususiyah yang kadang pulang dengan membawa jajanan pasar. Eh ternyata hari itu ada bai’at thariqoh qodiriyah wan naqsabandiyah. Saya jadi peserta terkecil […]