Risalah Cinta Ning Evi Ghozaly
PERJUANGAN YANG AMBOI
Penulis: Ning Evi Ghozaly Lima hari sebelum anak pertama lahir, Abi dapat kabar akan di-PHK oleh perusahaan kelapa sawit, Tania Selatan, Sumatra Selatan. Inget banget, menjelang HPL saya masih ngotot minta ikut demo besar di kota bersama ratusan pegawai tetap. Pas usai USG terakhir tuh, sebelum balik ke rumah kebun. Jiwa aktipis 98 saya meronta. […]
RUMAH
Penulis: Ning Evi Ghozaly “Barang siapa yang masuk waktu pagi dengan merasa aman di rumahnya, sehat badannya, mempunyai makanan untuk hari itu, maka seakan-akan ia telah memiliki dunia seisinya – HR. Tirmidzi – Ketika saya membaca hadist tersebut saat mengaji di TPA Al Islah puluhan tahun silam, yang terbayang adalah rumah agak besar dengan beberapa […]
JALANI HIDUP DENGAN RINGAN DAN RIANG, NAK
Penulis: Ning Evi Ghozaly Kangen anak bungsu. Lelaki yang beranjak dewasa ini, sangat istimewa. Periang. Baik hati. Ramah. Empatinya tinggi. Suka menolong. Pinter bergaul. Pas SD, gurunya sering memberi kesempatan tampil baca puisi, pidato atau menyanyi. Punya boy band dia. Jago ngedrumb. Memang minat dan bakatnya di situ. Alhamdulillah. Kemudian dia memasuki masa menjadi korban […]
MENCINTAI MEREKA, SELAMANYA
Penulis: Ning Evi Ghozaly Saya sangat kagum sekaligus sering “iri” pada para guru kyai dan bunyai. Ratusan, ribuan, hingga puluhan ribu santri bisa selalu merasa dekat, meski tidak tiap hari bertatap muka langsung dengan beliau-beliau. Bahkan ada santri yang sowan dan sungkem hanya saat pertama datang mondok, lebaran dan ketika mau boyong saja. Di sela […]
DIDIDIK ANAK
Penulis: Ning Evi Ghozaly Malam Senin lalu, di pool Damri sebelah stasiun Bandar Lampung. Mas Lavy menawari saya naik bis, “Umi mau lihat tempat duduknya? Bagus lho. Terima kasih sudah membelikan Mas tiket ke Jakarta nggih, Um.” Saya tertawa. Tiga hari sebelumnya, anak sulung ini yang membelikan saya tiket Semarang-Jakarta dan Jakarta-Lampung, dengan uangnya. Tentu, […]