Risalah Cinta Ning Evi Ghozaly
MENERIMA IJAZAH
Penulis: Ning Evi Ghozaly Beberapa kali saya merasa “terjebak” untuk mengikuti maunya Abah, dulu sih. Tanpa ada prolog dan penjelasan detail, tiba-tiba saya diminta ngikut Umi ke masjid. Manut dengan senang, kirain mau khususiyah yang kadang pulang dengan membawa jajanan pasar. Eh ternyata hari itu ada bai’at thariqoh qodiriyah wan naqsabandiyah. Saya jadi peserta terkecil […]
JANGAN SAMPAI KEBAIKAN MENJADI MASALAH
Penulis: Ning Evi Ghozaly Beberapa bulan lalu, salah satu teman di WAG membicarakan tentang hukum berhutang di bank, sambil mengunggah video ceramah seorang Ust kondang. Saya jarang komen sih di group ini, tapi karena selow ya ikutan nimbrung. “Saya orang awam. Tentang riba-riba gitu, saya nderek ulama yang paham problem ummat di bawah saja.” Paginya, […]
Menggerakkan Budaya Literasi
Penulis: Ning Evi Ghozaly Anak pertama kami bisa baca tulis umur 2 tahun. Umur 5 tahun berhasil membaca buku tipis setiap hari, habis. Saya sempat ikut arisan beberapa paket buku, tiap datang langsung dia maraton. Sangat disiplin, bikin jadwal membaca dan mengaji dua kali sehari. Khatam Al Quran pertama juga umur 5 tahun itu. Kelas […]
ANAK KEHIDUPAN
Penulis: Ning Evi Ghozaly Orang tua mana yang tidak menaruh harapan pada anaknya? Kami juga begitu. Tapi ada banyak harapan terhadap kedua anak kami yang tidak bisa (atau belum?) kami sampaikan langsung. Tiap kami akan minta agar anak-anak bagaimana atau ngapain, selalu ketahan di lidah karena ngerasa duh mereka lho sudah jadi anak baik. Pernah […]
PERJUANGAN YANG AMBOI
Penulis: Ning Evi Ghozaly Lima hari sebelum anak pertama lahir, Abi dapat kabar akan di-PHK oleh perusahaan kelapa sawit, Tania Selatan, Sumatra Selatan. Inget banget, menjelang HPL saya masih ngotot minta ikut demo besar di kota bersama ratusan pegawai tetap. Pas usai USG terakhir tuh, sebelum balik ke rumah kebun. Jiwa aktipis 98 saya meronta. […]